Kompas.com - 15/11/2013, 07:51 WIB
Ilustrasi Pasar modal KOMPAS/RIZA FATHONIIlustrasi Pasar modal
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan akan mencoba menutup perdagangan pekan ini dengan kenaikan, Jumat (15/11/2013). Aksi beli secara selektif saham-saham di Bursa Efek Indonesia diperkirakan berlanjut.

Sentimen positif tergambar dari kenaikan bursa Wall Street semalam. Ini setelah calon Gubernur The Federal Reserve, Janet Yellen, mengisyaratkan kelanjutan stimulus perekonomian di Amerika Serikat. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,35 persen, Indeks S&P500 naik 0,48 persen dan Indeks Komposit Nasdaq menguat persen.

Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik 65,48 poin (1,52 persen) ke level 4.367,37 dengan jumlah transaksi sebanyak 8,7 juta lot atau setara dengan Rp 4,6 triliun.

Investor asing tercatat masih melakukan penjualan bersih di pasar reguler sebesar Rp 155 miliar dengan saham yang paling banyak dijual antara lain BMRI, TLKM, BBCA, PGAS dan KLBF. Mata uang rupiah terapresiasi ke Rp 11.545 per dollar AS.

Secara teknikal, menurut Riset KDB Daewoo Securities Indonesia, kenaikan IHSG merupakan technical rebound setelah berhasil bertahan di level support di 4.304, hingga selanjutnya mencoba resistance di 4.403 kembali. Namun, volume menurun, stochastic golden cross dan PSAR masih berada pada sinyal downtrend.

"Untuk perdagangan akhir pekan ini diperkirakan IHSG akan mengalami kenaikan lanjutan. Dengan support di level 4.191 dan resistance 4.403," sebutnya.

Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah HRUM,PTPP dan WSKT.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X