Devisa Hasil Ekspor Reminbi BRI Capai Rp 8 Triliun

Kompas.com - 30/01/2014, 19:16 WIB
Renminbi ShutterstockRenminbi
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) selama 2013 berhasil mencatat penerimaan hasil ekspor berdenominasi renminbi sebesar 4 miliar renminbi atau sekitar Rp 8 triliun.

“Volume perdagangan yang tinggi dikedua negara merupakan peluang bagi BRI untuk meningkatkan layanannya. Kami optimistis dengan jasa ini, apalagi saat ini China jadi kekuatan ekonomi terbesar dunia yang perdagangannya sangat bagus dengan kita,” ujar Ali dalam keterangan resminya, Kamis (30/1/2014).

Ali mengungkapkan, seiring dengan besarnya peluang, BRI juga telah mengaktifkan layanan money changer-nya pada 2012 dan pada 2013 dengan transaksi jual beli sebesar 3,9 juta renminbi.

Saat ini, Renminbi (RMB) atau mata uang Yuan China mulai menyaingi mata uang dolar AS dan menjadi mata uang ketiga terbesar dari sisi nilai transaksi yang kerap digunakan untuk transaksi letter of credit.

Sebelumnya, China juga telah mengukuhkan diri menjadi eksportir terbesar dunia. Pada tahun 2010 lalu, China mengambil alih posisi Jepang, sebagai negara ekonomi dunia terbesar kedua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X