Defisit Neraca Perdagangan Diprediksi Hanya Sampai Mei dan Juni

Kompas.com - 03/06/2014, 20:30 WIB
Menteri Keuangan M Chatib Basri Kompas/Priyombodo Menteri Keuangan M Chatib Basri
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) M Chatib Basri memprediksi defisit neraca perdagangan akan terus berlanjut sepanjang bulan Mei dan Juni 2014.

Pada April 2014, neraca perdagangan tercatat defisit sebesar 1,96 miliar dollar AS. Meskipun demikian, defisit neraca perdagangan tersebut dinilai bersifat sementara alias temporer. Ia optimistis pada bulan Mei 2014 kinerja ekspor akan mengalami peningkatan pada seiring dengan perlambatan impor.

"Saya sudah bilang (defisit perdagangan) ini temporer. Mei dan Juni 2014 masih akan naik, masih bisa ada potensi defisit. Tetapi current account deficit tidak akan lebih buruk dibandingkan dengan tahun lalu yang 4,4 persen dari PDB (produk domestik bruto," kata Chatib di Gedung DPR, Selasa (3/6/2014).

Meskipun neraca perdagangan berpotensi defisit, nilai impor pada Mei 2014 akan lebih rendah dibandingkan realisasi impor pada bulan April 2014 yang mencapai 16,26 miliar dollar AS. "Kepala BPS (Suryamin) juga bilang kalau impor ini bersifat musiman," ujar dia.

Pemerintah, jelas Chatib, meyakini nilai ekspor pada bulan-bulan berikutnya akan terus membaik dibandingkan dengan kinerja pada bulan April 2014 yang mencapai 14,29 miliar dollar AS.

"Defisit perdagangan bisa mungkin terjadi, tetapi angkanya tidak akan lebih buruk dari yang kemarin," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pangsa Pasar Bank Asing Masih Kecil di RI, Begini Rinciannya

Pangsa Pasar Bank Asing Masih Kecil di RI, Begini Rinciannya

Whats New
Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan

Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan

BrandzView
Luncurkan #TerusUsaha di Manado, Grab Bantu UMKM Bertransformasi Digital

Luncurkan #TerusUsaha di Manado, Grab Bantu UMKM Bertransformasi Digital

Whats New
Alami Kecelakaan Kerja Selama WFH Tetap Ditanggung BPJamsostek

Alami Kecelakaan Kerja Selama WFH Tetap Ditanggung BPJamsostek

Whats New
Serius Jadi Pemain Terbesar di Platform Digital, Telkom Bangun Hyperscale Data Center

Serius Jadi Pemain Terbesar di Platform Digital, Telkom Bangun Hyperscale Data Center

Whats New
Pekerja Sektor Ketenagalistrikan Tolak RUU Cipta Kerja, ini Alasannya

Pekerja Sektor Ketenagalistrikan Tolak RUU Cipta Kerja, ini Alasannya

Whats New
Pengusaha: Kita Asik Bangun Infrastruktur, tapi Lalai Kembangkan Industrinya

Pengusaha: Kita Asik Bangun Infrastruktur, tapi Lalai Kembangkan Industrinya

Whats New
Pandemi Covid-19 Bikin Ketidakpastian terhadap Produktivitas dan Penyerapan Tembakau

Pandemi Covid-19 Bikin Ketidakpastian terhadap Produktivitas dan Penyerapan Tembakau

Whats New
Bank Jago Bakal Kembangkan Layanan Tech Base Bank, Apa Itu?

Bank Jago Bakal Kembangkan Layanan Tech Base Bank, Apa Itu?

Whats New
Menteri Teten: 789.000 UMKM Sudah Go Digital

Menteri Teten: 789.000 UMKM Sudah Go Digital

Whats New
Presiden hingga Pejabat Eselon II Tak Dapat THR, Belanja Pegawai Turun

Presiden hingga Pejabat Eselon II Tak Dapat THR, Belanja Pegawai Turun

Whats New
Kecuali STAN dan STMKG, Sekolah Kedinasan Tetap Dibuka Tahun Ini

Kecuali STAN dan STMKG, Sekolah Kedinasan Tetap Dibuka Tahun Ini

Whats New
Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Whats New
Sempat Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Turun 0,46 Persen

Sempat Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Turun 0,46 Persen

Earn Smart
Bukopin: Kookmin Bank Ajarkan Kami Jadi Bank Global

Bukopin: Kookmin Bank Ajarkan Kami Jadi Bank Global

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X