Prabowo Akan Libatkan Investor Asing Bangun Sektor Lahan Produksi

Kompas.com - 20/06/2014, 19:56 WIB
Calon Presiden dari Patai Gerindra Prabowo Subianto memberikan sambutan saat menghadiri acara dukungan dari Guru, Guru Besar, dan Cendikiawan, di Jakarta, Selasa (27/5/2014). Sejumlah guru besar dan cendikiawan dengan latar belakang kampus yang berbeda memberikan dukungannya kepada Prabowo Subianto untuk menjadi presiden tahun 2014-2019. TRIBUNNEWS/DANY PERMANACalon Presiden dari Patai Gerindra Prabowo Subianto memberikan sambutan saat menghadiri acara dukungan dari Guru, Guru Besar, dan Cendikiawan, di Jakarta, Selasa (27/5/2014). Sejumlah guru besar dan cendikiawan dengan latar belakang kampus yang berbeda memberikan dukungannya kepada Prabowo Subianto untuk menjadi presiden tahun 2014-2019.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden Prabowo Subianto menegaskan akan mendukung investor asing yang akan masuk ke Indonesia. Salah satu sektor yang akan dikembangkan adalah pembangunan jutaan hektar lahan produksi baru. Hal itu disampaikannya dalam paparan capres dan cawapres di hadapan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Jumat (20/6/2014).

"Kami akan membangun jutaan hektar lahan produksi baru. Ini peluang investor luar. Kita butuh teknologi, kita butuh sistem logistik, kita butuh mata rantai peran dari mana-mana. Jadi, ini investasi yang menarik bagi investor luar," ujar Prabowo.

Meski mendukung asing untuk berinvestasi di sektor pembangunan lahan produksi, Prabowo berjanji akan memprioritaskan pembangunan masyarakat ekonomi lemah. Oleh karena itu, kata Prabowo, ia akan mencari investor-investor yang serius membangun infastruktur.

"Konsen Pemerintah Indonesia harus kepada mereka yang tertinggal. Bayangkan, menurut Bank Dunia, ada 100 juta masyarakat kita di bawah garis kemiskinan. Pendapatannya 2 dollar AS per hari. Kita butuhkan investasi agar daya beli naik, konsumsi naik, dan ekonomi kita tumbuh cepat. Kita maunya investasi asing yang benar dan serius," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.