Kompas.com - 21/06/2014, 09:31 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com – Calon Presiden Prabowo Soebianto berusaha berpikir rasional dalam memandang masalah urgensi perpanjangan kontrak raksasa tambang berbasis Amerika Serikat, PT Freeport Indonesia. Menurutnya, kontrak Freeport masih sangat mungkin diperpanjang, jika sesuai dengan kepentingan nasional Indonesia.

“Kenapa tidak? Jika sejalan dengan kepentingan nasional, (Freeport) bisa kita pertahankan,” ujarnya menjawab pertanyaan wartawan, di Jakarta, Jumat (20/6/2014).

“Jadi semua masalah akan dibahas dengan rasional, dengan kepentingan nasional,” katanya.

Kontrak Freeport akan berakhir pada 2021. Belakangan beredar kabar, Presiden SBY memberikan jaminan bahwa kontrak Freeport bisa diperpanjang hingga 2041, meskipun nantinya yang meneken kontrak baru adalah pemerintahan 2014-2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.