Kompas.com - 08/10/2014, 06:30 WIB
Yoyok dan peralatan pengolahan kotoran sapi menjadi gas kompas.com/FirmansyahYoyok dan peralatan pengolahan kotoran sapi menjadi gas
|
EditorErlangga Djumena

Yoyok mengakui  dana untuk membuatan alat tersebut memang terbilang tidak murah bagi dirinya. Untuk kapasitas empat kubik membutuhkan dana Rp 35 juta, sedangkan untuk tujuh kubik memerlukan biaya Rp 50 juta.

"Mahalnya di tabung fiber, namun kalau disiasati dengan tabung yang kualitasnya sama dengan fiber saya rasa akan lebih murah, begitu juga dengan instalasinya," jelas Yoyok sambil menyeruput kopi.

Meski terbilang mahal dia mengatakan, umur penggunaan alat bisa mencapai 50 tahun. "Bayangkan 50 tahun kita tak perlu repot memikirkan bahan bakar, terserah mau gas elpiji naik berapa saja kita tenang saja," ujarnya terkekeh.

Sebelum menggunakan gas kotoran sapi, keluarga Yoyok menggunakan kayu bakar untuk memasak.  "Meski menggunakan kayu bakar dari hutan dari ranting-ranting kan lama-lama habis juga pohon, itu kan merusak. Kalau kotoran sapi tidak, (justru) hemat," ucap dia.

Selain itu, lanjut Yoyok, sisa pengolahan gas bisa digunakan pupuk kompos. Ia menyebutkan, beberapa rekannya mulai menggunakan sisa kotoran sapi yang telah dimanfaatkan sebagai gas untuk dikelola menjadi pupuk kompos.

Ia juga bersyukur sejak menggunakan teknologi tersebut keluarganya tak pernah lagi pusing memikirkan pengeluaran tambahan untuk membeli bahan bakar. Bahkan, ia mengaku mulai melirik usaha pembuatan pupuk kompos.

Semakin diminati

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini pengolahan kotoran sapi menjadi gas ini semakin diminati di beberapa daerah Bengkulu.
Yoyok mengatakan, dia dan beberapa anggota kelompok ternaknya sering diminta memberikan penjelasan dan penggunaan serta cara pemasangan alat pengolahan kotoran sapi hingga ke beberapa kabupaten lain di dalam Provinsi Bengkulu.

"Kami sering ke kabupaten lain, berbagi pengalaman keuntungan menggunakan pemanfaatan limbah kotoran sapi," paparnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.