Mentan Amran Mau Regenerasi Petani

Kompas.com - 28/10/2014, 14:04 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA TRIBUN / DANY PERMANAMenteri Pertanian Amran Sulaiman, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman berjanji akan mengupayakan pembangunan kedaulatan pangan berbasis agribisnis kerakyatan dengan melakukan regenerasi petani. Dia pun mengaku sudah memiliki rencana memujudkan hal tersebut.

"Kita upayakan bangun kedaulatan pangan berbasis agribisnis kerakyatan melalui pengendalian atas impor pangan dan pengembangan ekspor pertanian," ujar Amran saat serah terima jabatan  di Auditoriun Kementan, Jakarta, Selasa (28/10/2014).

Selain itu, Amran mengatakan, pihaknya juga akan berupaya menanggulangi kemiskinan di sektor pertanian dan dukungan regenerasi petani. Untuk mencapai itu, sebut dia, kementan akan melakukan lima kebijakan strategis.

"Pertama pencanangan Indonesia berdaulat benih, kedua peningkatan kemampuan petani, ketiga pembangunan irigasi, bendungan, sarana jalan dan transportasi, pasar dan lembaganya, keempat peningkatan ekonomi pedesaan, kelima pemanfaatan bonus demografi di pedesaan," kata dia.

Dalam acara serah terima jabatan itu hadir pula Suswono, menteri pertanian di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu hadir pula semua pejabat Eselon Kementerian Pertanian.

baca juga: "Renggang Sedikit, Biar Bisa Nafas Pak Menterinya"

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X