Fahri Hamzah Tagih Janji Presiden Jokowi Investigasi Kasus Freeport

Kompas.com - 12/01/2016, 20:08 WIB
Tambang terbuka PT Freeport Indonesia, di Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika merupakan tambang terbuka terbesar di dunia. Dalam operasinya  PT Freeport Indonesia mengoperasikan puluhan haul truk untuk mengangkut material tambang dengan kapasitas angkut 240 ton hingga 320 ton. Alfian KartonoTambang terbuka PT Freeport Indonesia, di Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika merupakan tambang terbuka terbesar di dunia. Dalam operasinya PT Freeport Indonesia mengoperasikan puluhan haul truk untuk mengangkut material tambang dengan kapasitas angkut 240 ton hingga 320 ton.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menagih janji Presiden Joko Widodo untuk menginvestigasi pada kasus Freeport lebih jauh.

Salah satunya, dengan mendukung pembentukan panitia khusus hak angket PT Freeport.

"Saya mendorong semua ketua partai politik, terutama presiden dan wapres yang pernah berjanji untuk mendukung investigasi pada kasus freeport ini," ujar Fahri Hamzah Selasa (12/1/2016).

Hingga saat ini, kata Fahri, anggota DPR yang setuju dan menandatangani jumlahnya sudah banyak. Namun, restu dari ketua partai hingga kini masih jadi ganjalan.

"Di tingkat DPR sudah banyak yang menandatanganj, cuman kalo tidak ada restu dari ketua partai kan jadi repot ini," ujar Fahri.

Fachri mengaku, hingga saat ini dia belum melihat adanyaa ketegasan dan keberanian dari berbagai pihak. Hal ini lah yang menjadi alasan pembentukan pansus hak angket Freeport ini menjadi molor.

"Saya mau jadi inisiator, tapi sebagai pimpinan dewan saya tidak bisa terlalu turun ke bawah. Maka saya usulkan ini seperti waktu kasus Century," jelas Fahri.

Jika memungkinkan, dia bahkan berharap, pekan depan surat sudah bisa ditandatangani dan dibawa ke rapat Paripurna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkop UKM Identifikasi Koperasi yang Memungkinkan Produksi Minyak Goreng

Menkop UKM Identifikasi Koperasi yang Memungkinkan Produksi Minyak Goreng

Whats New
Kalkulasi Peluang dan Risiko Investasi Tesla di Indonesia

Kalkulasi Peluang dan Risiko Investasi Tesla di Indonesia

Whats New
Lelang Rumah Murah di Medan dan Palembang, Nilai Limit di Bawah Rp 250 Juta

Lelang Rumah Murah di Medan dan Palembang, Nilai Limit di Bawah Rp 250 Juta

Spend Smart
Oscar Living Melantai di BEI, Harga Sahamnya Rp 100 Per Lembar

Oscar Living Melantai di BEI, Harga Sahamnya Rp 100 Per Lembar

Rilis
Kinerja Telkom Diprediksi Cerah hingga Akhir Tahun

Kinerja Telkom Diprediksi Cerah hingga Akhir Tahun

Rilis
Nasabah Bumiputera Bakal Demo 3 Hari, Sambangi DPR dan OJK

Nasabah Bumiputera Bakal Demo 3 Hari, Sambangi DPR dan OJK

Whats New
“R1Q2” Kode Tetap Tangguh dalam Ketidakpastian (Bagian 5 dari 8 Artikel Seri Green Ocean Strategy)

“R1Q2” Kode Tetap Tangguh dalam Ketidakpastian (Bagian 5 dari 8 Artikel Seri Green Ocean Strategy)

Smartpreneur
Saham Twitter Anjlok Lagi, Usai Elon Musk Sebut Ada Manipulasi Alogaritma

Saham Twitter Anjlok Lagi, Usai Elon Musk Sebut Ada Manipulasi Alogaritma

Whats New
Viral Video Unilever PHK Karyawan, Ini Kata Manajemen

Viral Video Unilever PHK Karyawan, Ini Kata Manajemen

Whats New
Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Spend Smart
 Luna Foundation Guard Lepas Rp 44 Triliun Bitcoin untuk Selamatkan Stablecoin UST

Luna Foundation Guard Lepas Rp 44 Triliun Bitcoin untuk Selamatkan Stablecoin UST

Whats New
Walau BPA Diumumkan, Nasabah AJB Bumiputera akan Tetap Lakukan Aksi 3 Hari

Walau BPA Diumumkan, Nasabah AJB Bumiputera akan Tetap Lakukan Aksi 3 Hari

Whats New
Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 7.000, Simak Rinciannya

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 7.000, Simak Rinciannya

Whats New
Semakin Tak Berharga, Terra LUNA Kini Diperdagangkan di Level Rp 2,6 Per Keping

Semakin Tak Berharga, Terra LUNA Kini Diperdagangkan di Level Rp 2,6 Per Keping

Spend Smart
Kurs Rupiah terhadap Dollar AS  di 5 Bank

Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di 5 Bank

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.