Tukang Bakso pun Diajak Jadi Nasabah Bank

Kompas.com - 15/02/2016, 19:17 WIB
Mimin Ratmini, salah satu agen laku pandai Bank BTPN di Plumbon, Cirebon, Sabtu (13/2/2016). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANMimin Ratmini, salah satu agen laku pandai Bank BTPN di Plumbon, Cirebon, Sabtu (13/2/2016).
|
EditorM Fajar Marta
CIREBON, KOMPAS.com - Mimin Ratmini dan suaminya menjalankan usaha toko photo copy dan warung di rumahnya di Plumbon, Cirebon. 

Tidak hanya memiliki pelanggan, Mimin kini juga memiliki seratusan nasabah layaknya seorang teller di bank. 

Kok bisa, bagaimana ceritanya? 

Mimin adalah seorang agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) bank BTPN. 

Dengan demikian, ia adalah perpanjangan tangan bank dalam menjangkau masyarakat untuk menggunakan layanan dan produk bank. 

Awalnya, ketika mulai menjadi agen laku pandai BTPN pada bulan Oktober 2015 silam, Mimin mengaku nasabahnya tidak banyak. 

Akan tetapi, empat bulan berselang, nasbahnya meningkat menjadi 200 orang, seratusan di antaranya merupakan nasabah aktif. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Awalnya, BTPN menawarkan kepada saya apakah saya mau jadi agen. Tugas agen adalah mencari nasabah. Awalnya saya bingung, apa saya mampu bisa bicara ke masyarakat?" ujar Mimin di kediamannya di Cirebon, akhir pekan lalu. 

Untuk menjadi nasabah, masyarakat cukup membawa KTP dan wajib memiliki nomor ponsel. 

Untuk menjadi nasabah laku pandai, jelas Mimin, tidak ada biaya administrasi yang dikenakan. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
GIMNI Usulkan Pemerintah Buat Aturan soal Minyak Jelantah agar Tak Dikonsumsi Kembali

GIMNI Usulkan Pemerintah Buat Aturan soal Minyak Jelantah agar Tak Dikonsumsi Kembali

Whats New
Pengguna DANA Kuartal I 2021 Meningkat Jadi 70 Juta Orang

Pengguna DANA Kuartal I 2021 Meningkat Jadi 70 Juta Orang

Whats New
Sebelum Garuda, Hong Kong Juga Setop Penerbangan Cathay Pacific dari RI

Sebelum Garuda, Hong Kong Juga Setop Penerbangan Cathay Pacific dari RI

Whats New
Ini Faktor-faktor yang Bisa Memengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

Ini Faktor-faktor yang Bisa Memengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

Whats New
[TREN LYFE KOMPASIANA] Hidup (Bukan) Sebuah Kompetisi | Kelana Rasa Rujak Cingur | Medsos Pribadi untuk Keperluan Kantor

[TREN LYFE KOMPASIANA] Hidup (Bukan) Sebuah Kompetisi | Kelana Rasa Rujak Cingur | Medsos Pribadi untuk Keperluan Kantor

Rilis
Pengusaha Rokok Klaim Revisi PP 109/2012 Sebabkan Pabrik Gulung Tikar

Pengusaha Rokok Klaim Revisi PP 109/2012 Sebabkan Pabrik Gulung Tikar

Whats New
Aice Sebut Pertumbuhan Industri Es Krim Masih Akan Moncer

Aice Sebut Pertumbuhan Industri Es Krim Masih Akan Moncer

Whats New
Tokopedia Luncurkan Toko Score, Layanan Penilai Kredit Berbasis Digital

Tokopedia Luncurkan Toko Score, Layanan Penilai Kredit Berbasis Digital

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X