Mendag: Indonesia Makin Kompetitif Bagi Investasi Dunia

Kompas.com - 18/02/2016, 17:53 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika
SAN FRANSISCO, KOMPAS.com - Reformasi kebijakan di bidang ekonomi menjadikan Indonesia semakin kompetitif bagi investasi global.

Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong berharap pengusaha Amerika Serikat (AS) tidak ragu menanamkan investasi di Indonesia.

Harapan Mendag disampaikan pada dialog interaktif dengan sejumlah anggota US Chamber of Commerce di Hotel Fairmont, San Francisco, AS, Selasa (16/02/2016), waktu setempat.

Pertemuan itu juga dihadiri Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani. Hadir juga, pimpinan dan CEO perusahaan besar dunia yang juga anggota US Chamber of Commerce.

Serta, perwakilan dari Chevron, Caterpillar, Asia Business Council, Blackberry, Cargill, Microsoft, dan Phillip Morris.

Mendag Thomas dalam pertemuan tersebut menjelaskan beberapa sektor yang makin terbuka bagi investasi asing, antara lain 17 bidang usaha yang mengizinkan kepemilikan modal asing hingga 100 persen.

Dia juga menjelaskan sektor lain dengan batas kepemilikan asing dibawah 100 persen.

“US Chamber of Commerce sangat mengapresiasi kebijakan Indonesia tersebut dan berharap sektor penting seperti kesehatan dan logistik masuk dalam sektor yang dibuka bagi investasi asing,” lanjut dia, seperti dikutip dari rilis ke KOMPAS.com, Kamis (18/02/2016).

Pertemuan tersebut juga mengapresiasi kebijakan BKPM yang memberikan layanan izin investasi 3 jam dan terintegrasi dalam sistem perizinan satu pintu (one stop services) untuk investasi senilai minimal Rp 100 miliar dan/atau menyerap tenaga kerja minimal 1.000 orang.

Mendag juga menginformasikan bahwa pada 2017 akan didirikan Badan Promosi Indonesia yang akan menggabungkan seluruh kegiatan promosi yang berada di 17 kementerian di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.