Utang dari China Dikhawatirkan Jadi Model Baru Penjajahan ke Indonesia

Kompas.com - 01/03/2016, 20:38 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi VI DPR RI Tifatul Sembiring menyatakan, dirinya khawatir kucuran pinjaman yang diberikan Bank Pembangunan China (CDB) sebagai model penjajahan ekonomi baru.

(Baca: Mandiri, BNI, dan BRI Teken Kesepakatan Pinjaman 3 Miliar Dollar AS dari China)

Pinjaman senilai 3 miliar dollar AS ini diberikan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Tifatul menuturkan, dalam perjanjian pinjaman dengan CDB tersebut terdapat klausul yang menyebutkan bahwa ada persyaratan atau kategori khusus dari China terkait penerima dana pinjaman.

"There is no free lunch. Dahulu bentuk penjajahan berusaha menguasai secara langsung. Dikhawatirkan pinjaman CDB ini bentuk penjajahan tidak langsung yang dilakukan secara halus," kata Tifatul, Selasa (1/3/2016).

Meski begitu, Tifatul berharap ketiga bank tersebut tidak hanya fokus menggunakan dana pinjaman CDB itu untuk relasi masing-masing bank, namun diutamakan menyasar kelompok usaha nasional kelas bawah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.