Bank Targetkan Himpun Rp 2,6 Triliun melalui Program Laku Pandai

Kompas.com - 22/03/2016, 10:38 WIB
Salah satu agen Laku Pandai di Cirebon, Sabtu (14/2/2016) KOMPAS.com / Sakina Rakhma Diah S.Salah satu agen Laku Pandai di Cirebon, Sabtu (14/2/2016)
|
EditorAprillia Ika
JAKARTA, KOMPAS.com - Program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) telah memasuki tahun ketiga.

Di tahun ketiga program Laku Pandai, sebanyak 27 bank yang akan mengimplementasikan program Laku Pandai menargetkan menghimpun tabungan dengan karakteristik Basic Saving Account (BSA) mencapai Rp 2,6 triliun.

Rencana Laku Pandai 2016, 27 bank umum, termasuk 7 bank yang telah implementasi pada 2015, telah merencanakan untuk berpartisipasi dalam program Laku Pandai dengan target jumlah agen mencapai 167.524 agen.

"Perkiraan nominal tabungan BSA mencapai Rp 2,6 triliun," kata Kepala Departmen Pengawasan Bank 3, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Teguh Supangkat di Jakarta, Selasa (22/3/2016).

Teguh menuturkan, pada tahun ini akan ada 11 bank klasifikasi Bank Umum BUKU 3 dan 4 yang berencana merealisasikan program Laku Pandai.

Sebanyak 6 bank diantaranya sudah mengimplementasikan Laku Pandai sejak 2015.

Kesebelas bank tersebut menargetkan jumlah agen sebanyak 165.038, dengan target nominal BSA senilai Rp 2,28 triliun.

Sementara itu, ada 16 bank klasifikasi Bank Umum BUKU 1 dan 2 yang berencana merealisasikan program Laku Pandai.

Satu bank diantaranya, yang termasuk klasifikasi BUKU 2, sudah mengimplementasikan Laku Pandai sejak 2015. Keenambelas bank itu menargetkan 2.486 agen,  dan target nominal BSA senilai Rp 326 miliar.

"Secara umum, hingga Desember 2015, agen Laku Pandai sudah menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia," kata Teguh.

Pada 2015, seluruh bank BUKU 4 telah merealisasikan program Laku Pandai, meski beberapa bank masih bersifat pilot project.

Realisasi program Laku Pandai 2015, diimplementasikan oleh 7 bank, dengan sebanyak 60.805 agen dan saldo BSA mencapai Rp 67,58 miliar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana IHSG Jelang Idul FItri? Simak Rekomendasi Sahamnya

Bagaimana IHSG Jelang Idul FItri? Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Daftar 10 Aset Kripto Paling Cuan Sepekan, Ada yang Meroket 700 Persen

Daftar 10 Aset Kripto Paling Cuan Sepekan, Ada yang Meroket 700 Persen

Earn Smart
Apa Tujuan dari Koperasi?

Apa Tujuan dari Koperasi?

Whats New
Lampaui Target, Pertamina Geothermal Energy Produksi 4.618 GWh Listrik

Lampaui Target, Pertamina Geothermal Energy Produksi 4.618 GWh Listrik

Whats New
Simak Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Investasi Kripto

Simak Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Investasi Kripto

Earn Smart
Hari Ketiga Larangan Mudik, Kemenhub: Ada 14.751 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik

Hari Ketiga Larangan Mudik, Kemenhub: Ada 14.751 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik

Whats New
51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

Whats New
[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

Whats New
Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Whats New
Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Whats New
Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Whats New
Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Whats New
Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

Rilis
Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X