Keterbukaan Informasi Perpajakan dan Perbankan Harus Ditingkatkan

Kompas.com - 04/04/2016, 19:29 WIB
Komisioner LPS Destry Damayanti KOMPAS.com/Sabrina AsrilKomisioner LPS Destry Damayanti
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Destry Damayanti menyatakan, keterbukaan informasi perpajakan dan perbankan harus ditingkatkan.

Tujuannya untuk menyaring wajib pajak nakal yang menyembunyikan asetnya di dalam maupun luar negeri.

Destry menyebut, penerimaan pajak negara belum optimal.

Padahal, pertumbuhan masyarakat kelas menengah di Indonesia sangat tinggi.

"Banyak individu besar tapi bayarnya minim dan faktanya pnerimaaan pajak individu kita rendah sekali. Padahal pertumbuhan kelompok menengah atas makin tinggi," kata Destry di Jakarta, Senin (4/4/2016).

Oleh sebab itu, perlu ada keterbukaan informasi perpajakan dan perbankan untuk memaksimalkan penerimaan pajak khususnya dari individu.

Akan tetapi, keterbukaan harus dilakukan secara disiplin agar tidak disalahgunakan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Memang ada aturannya dan kerahasiaan bank yang berhak buka itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator. Jadi informasi bisa dibuka sepanjang data itu dgunakan untuk hal yang benar. Regulator harus menjaganya dan benar-benar dipakai untuk kebutuhan pemerintah jangan sampai didiskreditkan," papar Destry.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengatakan kebijakan keterbukaan informasi perpajakan dan perbankan secara internasional harus berjalan pada tahun 2018.

Menurut Bambang, hal itu sudah disepakati pada Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 yang berlangsung di Shanghai, Tiongkok, pada 26-27 Februari 2016 lalu.

Kompas TV Inilah Hasil Survei Kepatuhan Pajak



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengilap di Awal Pandemi, Kini Bisnis Ikan Cupang Mulai Redup

Mengilap di Awal Pandemi, Kini Bisnis Ikan Cupang Mulai Redup

Whats New
Cara Mudah Cek Tagihan PLN Online via Handphone

Cara Mudah Cek Tagihan PLN Online via Handphone

Work Smart
Mulai Terkerek, Harga Emas Antam Naik Rp 3.000 Per Gram

Mulai Terkerek, Harga Emas Antam Naik Rp 3.000 Per Gram

Spend Smart
19 Bulan Jadi Komisaris Pertamina, Apa Saja Gebrakan Ahok?

19 Bulan Jadi Komisaris Pertamina, Apa Saja Gebrakan Ahok?

Whats New
Sempat Tumbang, Ini Rincian Harga Emas Batangan di Pegadaian Terbaru

Sempat Tumbang, Ini Rincian Harga Emas Batangan di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
3 Layanan Call Center PLN yang Bisa Dihubungi 24 Jam

3 Layanan Call Center PLN yang Bisa Dihubungi 24 Jam

Work Smart
Mengenal Kokowagayo, Koperasi Kopi Wanita Gayo yang Mendunia

Mengenal Kokowagayo, Koperasi Kopi Wanita Gayo yang Mendunia

Whats New
Kasus Covid-19 Melonjak, Kemenaker Terapkan WFH 75 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak, Kemenaker Terapkan WFH 75 Persen

Whats New
[POPULER MONEY] 100 Pengacara Top Indonesia | CEO Grab Jajal Jadi Kurir GrabFood

[POPULER MONEY] 100 Pengacara Top Indonesia | CEO Grab Jajal Jadi Kurir GrabFood

Whats New
BUMN Berdikari Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibutuhkan

BUMN Berdikari Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibutuhkan

Work Smart
Marak Pinjol Ilegal, Ini 125 Fintech yang Terdaftar di OJK

Marak Pinjol Ilegal, Ini 125 Fintech yang Terdaftar di OJK

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Jadi Pribadi yang Berebeda di Media Sosial

[KURASI KOMPASIANA] Jadi Pribadi yang Berebeda di Media Sosial

Rilis
[TREN GAYA HIDUP KOMPASIANA] Rumah dan Obsesi Umur 40 Tahun | Membuat Taman Sederhana di Rumah | Memahami Trauma Masa Kecil

[TREN GAYA HIDUP KOMPASIANA] Rumah dan Obsesi Umur 40 Tahun | Membuat Taman Sederhana di Rumah | Memahami Trauma Masa Kecil

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Tetap Menjalin Hubungan baik dengan Mantan Usai Putus, Perlu atau Tidak?

[KURASI KOMPASIANA] Tetap Menjalin Hubungan baik dengan Mantan Usai Putus, Perlu atau Tidak?

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Melatih Anak Membersihkan Kamar Mandi | Merekatkan Kembali Bonding bersama Anak dengan Memasak

[KURASI KOMPASIANA] Melatih Anak Membersihkan Kamar Mandi | Merekatkan Kembali Bonding bersama Anak dengan Memasak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X