Ini Jurus Perusahaan Sawit Astra Agro Tangkal Kebakaran Hutan dan Lahan

Kompas.com - 01/06/2016, 11:09 WIB
Kompas TV Titik Api di Riau Kembali Bermunculan
|
EditorAprillia Ika

Suparyo menyebutkan, untuk tahun 2016 ini SLS mencangkan Zero Fire utamanya di lokasi pengelolaan dan wilayah kerja perusahaan dan lahan serta hutan yang berbatasan dengan wilayah kerja perusahaan.

Beberapa upaya dilakukan oleh perusahaan untuk mencapai target Zero Fire. Pertama, SLS membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) disetiap wilayah kerja yang rawan mengalami kebakaran.

Kedua, membentuk regu pemadam kebakaran di setiap wilayah kerja perusahaan, agar pada saat penanggulangan kebakaran yang membutuhkan jumlah tenaga yang lebih banyak, perusahaan sudah mempunyai tenaga khusus dan terlatih.

Ketiga, membuat sistem penanggulangan kebakaran, diawali dengan membuat status rawan kebakaran (rendah, sedang, tinggi dan ekstrim).

Setiap level upaya dan tindakan yang diambil berbeda, misalkan pada level rendah dan sedang perusahaan belum mewajibkan untuk dilakukan kegiatan patroli api. Pada level tinggi dan ekstrim, perusahaan mewajibkan kegiatan patroli dan penjagaan di setiap menara pantau.

Keempat, perbaikan infrastruktur dan tata kelola air yang baik. Pembuatan akses jalan dirasa perlu untuk dilakukan, utamanya pada lahan-lahan yang sulit ditempuh (karena jauh dari perbatasan wilayah kerja perusahaan), adanya tata kelola air yang baik, diharapkan pada saat kegiatan penanggulangan kebakaran tidak mengalami kesulitan mencari sumber air atau tampungan air guna memperlancar kegiatan penanggulangan.

Kelima, penyediaan dan pemenuhan peralatan dan sarana prasarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Peralatan penanggulangan kebakaran merupakan senjata utama yang harus dimiliki agar kebakaran lahan dan hutan dapat segera dipadamkan.

Sampai saat ini SLS telah memiliki peralatan tangan (kepyok api, garu cangkul, kapak dua fungsi, sekop, backpack pump), peralatan pemadaman (2 mobil pemadam kebakaran, portable pump tekanan tinggi 10 unit, portable pump robin 45 unit, material foam 2000 liter) dengan peralatan pencegahan dan patroli KARLAHUT yaitu 9 unit menara pantau, 5 unit embung air, 2 unit mini drone, 9 posko karlahut, 12 unit kanal blocking, 1 unit water belting.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.