Takut Data Diintip, Hanya Sedikit Nasabah Bank Mandiri yang Tutup Kartu Kredit

Kompas.com - 16/06/2016, 09:00 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, Kementerian Keuangan mewajibkan penyerahan data dan informasi kartu kredit nasabah kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak.

Tujuannya untuk memperkaya basis data dalam mengejar penerimaan pajak.

Direktur Risk Management & Compliance Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin mengungkapkan, Bank Mandiri tak terlalu terpengaruh signifikan dengan kebijakan tersebut.

Buktinya, hanya sedikit nasabah yang memutuskan untuk menutup kartu kreditnya. "Sedikit saja, kurang dari 2 persen kenaikan penutupannya. Jadi tidak signifikan," kata Siddik pada acara buka puasa bersama Bank Mandiri di kantornya, Rabu (15/6/2016).

Lebih lanjut, Siddik mengakui, sebagian besar pemegang kartu kredit Bank Mandiri berprofesi sebagai pegawai. Artinya, pajak dibayarkan oleh perusahaan.

"Mungkin yang tutup (kartu kredit) itu yang self-employer," jelas Siddik.

Sebelumnya, Kepala Ekonom Bank Mandiri Anton H Gunawan pernah menyatakan, ketetapan akses data nasabah seharusnya tidak jadi masalah.

"Pandangan saya pribadi, kenapa mesti takut kalau kita tidak menghindari pajak selama ini. Kalau emang harus dilaporkan, maka dilaporkan," kata Anton.

Anton menjelaskan, yang dibutuhkan pemerintah adalah informasi tentang nasabah. Dengan demikian, hal tersebut tidak bertentangan dengan undang-undang perbankan yang di dalamnya mengatur tentang kerahasiaan simpanan nasabah.

(Baca: Gara-gara Aturan Ini, Penutupan Kartu Kredit BCA Naik 3 Kali Lipat)

Kompas TV Bank Diminta Lapor Data Kartu Kredit Nasabah
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kementerian PUPR Ungkap Investor Asing Minat Bangun Perumahan di IKN Nusantara

Kementerian PUPR Ungkap Investor Asing Minat Bangun Perumahan di IKN Nusantara

Whats New
Keppel, MHI, dan DNV Jajaki Implementasi Turbin Gas Berbahan Bakar Amonia di Singapura

Keppel, MHI, dan DNV Jajaki Implementasi Turbin Gas Berbahan Bakar Amonia di Singapura

Whats New
Strategi Lazada Kembangkan Talenta Digital di Indonesia

Strategi Lazada Kembangkan Talenta Digital di Indonesia

Whats New
BPH Migas Ungkap Alasan Tambah Kuota Pertalite dan Solar hingga Akhir Tahun

BPH Migas Ungkap Alasan Tambah Kuota Pertalite dan Solar hingga Akhir Tahun

Whats New
Adira Finance Punya Komisaris Baru, Ini Sosoknya

Adira Finance Punya Komisaris Baru, Ini Sosoknya

Whats New
Aktif Terapkan ESG, PGE Raih Penghargaan Dharma Karya Energi dari Kementerian ESDM

Aktif Terapkan ESG, PGE Raih Penghargaan Dharma Karya Energi dari Kementerian ESDM

Whats New
IHSG Ditutup Menguat, Saham Sektor Energi Melesat 3 Persen

IHSG Ditutup Menguat, Saham Sektor Energi Melesat 3 Persen

Whats New
Genjot Pendanaan 'Startup', MCI Luncurkan Program Xponent

Genjot Pendanaan "Startup", MCI Luncurkan Program Xponent

Whats New
Bahlil: Kalau Kita Tidak Ciptakan Lapangan Kerja, Kampus Bisa Jadi Pabrik Pengangguran

Bahlil: Kalau Kita Tidak Ciptakan Lapangan Kerja, Kampus Bisa Jadi Pabrik Pengangguran

Whats New
Ini Penyebab Elon Musk Malas Bikin Pabrik Kendaraan Listrik di Indonesia

Ini Penyebab Elon Musk Malas Bikin Pabrik Kendaraan Listrik di Indonesia

Whats New
Simak Sektor Saham Pilihan Mirae Asset Sekuritas pada Oktober 2022

Simak Sektor Saham Pilihan Mirae Asset Sekuritas pada Oktober 2022

Earn Smart
Polemik Kompor Listrik, Jargas, dan MyPertamina, Pengamat: BUMN Energi Tidak Terkoneksi dengan Baik

Polemik Kompor Listrik, Jargas, dan MyPertamina, Pengamat: BUMN Energi Tidak Terkoneksi dengan Baik

Whats New
BPK: Ada 9.158 Temuan Senilai Rp 18,37 Triliun Pada IHPS Semester I 2022

BPK: Ada 9.158 Temuan Senilai Rp 18,37 Triliun Pada IHPS Semester I 2022

Whats New
Menkop Sebut UMKM Perlu Jalin Kemitraan dengan Usaha Besar

Menkop Sebut UMKM Perlu Jalin Kemitraan dengan Usaha Besar

Whats New
Asuransi Perlindungan Cuaca untuk Petani, Preminya mulai Rp 300.000 Per Tahun

Asuransi Perlindungan Cuaca untuk Petani, Preminya mulai Rp 300.000 Per Tahun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.