Segera, Daftar dan Bayar Iuran BPJS Kesehatan Bisa di BCA

Kompas.com - 20/06/2016, 12:45 WIB
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Senin (20/6/2016). Sakina Rakhma Diah Setiawan/Kompas.comPresiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Senin (20/6/2016).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menandatangani nota kesepahaman dengan PT Bank Central Asia Tbk mengenai pemanfaatan layanan perbankan dan perluasan cakupan kepesertaan.

Dengan demikian, masyarakat bisa mendaftar atau membayar iuran kepesertaan BPJS Kesehatan melalui kanal-kanal transaksi BCA.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengungkapkan, BCA merupakan bank swasta pertama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Sebelumnya, BPJS Kesehatan sudah menjalin kerja sama dengan 4 bank BUMN, yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.

"Perluasan kepesertaan bisa dilakukan karena BCA punya begitu banyak badan usaha yang menjadi nasabah BCA. Ini bisa dikomunikasikan namun tetap menjaga prinsip konfidensialitas nasabah," jelas Fachmi dalam sambutannya di kantor pusat BPJS Kesehatan, Senin (20/6/2016).

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, BPJS Kesehatan kini menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat Indonesia.

Oleh sebab itu, kata Jahja, perseroan senang dalam membantu, mendukung, dan menjadi mitra BPJS Kesehatan dalam melayani peserta dan memperluas kepesertaan.

"Melalui berbagai channel pembayaran BCA, nasabah dapat membayar iuran BPJS Kesehatan tanpa perlu datang ke bank. Untuk tahap awal, nasabah dapat membayar melalui autodebet kartu kredit BCA," ungkap Jahja.

Selain itu, Jahja menyatakan, BCA juga akan memasarkan produk BPJS Kesehatan kepada para nasabah. Pasalnya, BCA memiliki sekitar 14 juta nasabah, 1,97 juta payroll, belasan ribu nasabah UKM, dan korporasi-korporasi yang bisa diakuisisi menjadi peserta BPJS Kesehatan.

"Hal ini untuk memperluas kepesertaan BPJS Kesehatan. BCA berharap semakin banyak nasabah yang menjadi bagian dari BPJS Kesehatan dan mendapat manfaatnya," papar Jahja.

Kompas TV Layanan BPJS Kesehatan, Puaskah Publik? (Bag. 1)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Whats New
PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

Rilis
Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X