Kompas.com - 01/07/2016, 06:00 WIB
Sejumlah bus yang mengangkut pemudik hendak diberangkatkan di kawasan JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014). Sido Muncul menyelenggarakan mudik gratis yang ke-25 kalinya bagi  20.000 orang pedagang jamu se-Jabodetabek dengan menggunakan sekitar 310 bus dengan 7 kota tujuan di Jawa. WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHASejumlah bus yang mengangkut pemudik hendak diberangkatkan di kawasan JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014). Sido Muncul menyelenggarakan mudik gratis yang ke-25 kalinya bagi 20.000 orang pedagang jamu se-Jabodetabek dengan menggunakan sekitar 310 bus dengan 7 kota tujuan di Jawa.
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Pada penyelenggaraan ke-27 program mudik gratis PT Sido Muncul Tbk tahun ini, 2016, jumlah bus yang disediakan berkurang. Menurut Direktur Marketing emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) berkode SIDO itu, Irwan Hidayat, jumlah bus yang disediakan hanya 250 unit. Semua adalah bus berukuran besar. "Penurunannya sekitar 12 persen dibandingkan tahun lalu," kata Irwan HIdayat di sela-sela buka puasa bersama media pada Senin (20/6/2016).

Menurut hemat Irwan Hidayat, berkurangnya jumlah bus tersebut lantaran sudah kian banyak perusahaan yang menyelenggarakan mudik gratis. Tahun ini saja, ada 20 perusahaan, termasuk SIDO, yang menyelenggarakan program mudik gratis. (Baca: Kalau Negara  Sudah Makmur, Tak Ada Lagi Mudik Gratis)

 "Kami termasuk yang paling awal mengadakan mudik gratis," kata  Direktur Utama PT Sido Muncul Tbk, Sofyan Hidayat, dalam kesempatan tersebut pula. 


Catatan dari laman sidomuncul.com menunjukkan bahwa  untuk pertama kalinya, mudik gratis Sido Muncul dilaksanakan pada 1991. Ada sekitar 2.500 pedagang jamu dan keluarganya mengikuti acara tersebut. Perusahaan menyediakan 50 unit bus untuk berbagai tujuan seperti Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Pemberangkatan mudik gratis dilakukan di Lapangan Parkir Timur Senayan.  Sampai dengan 2015, SIDO sudah memulangkan mudik 316.400 orang pedagang jamu dan keluarganya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.