BKPM Siapkan Instrumen Dana Repatriasi "Tax Amnesty"

Kompas.com - 14/09/2016, 15:44 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal mematangkan alternatif fasilitas instrumen repatriasi modal bagi peserta tax amnesty.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong mengatakan saat ini terdapat isu-isu yang berkembang terhadap skema repatriasi yang ditawarkan pemerintah.

“Pergerakan dana dari bentuk investasi satu ke yang lainnya masih diperbolehkan asal masih melalui payment gateway atau tempat penempatan dana yang telah diatur oleh pemerintah,”kata Lembong dalam keterangan resminya, Rabu (14/9/2016).

Menurut Lembong, pihaknya tengah menyiapkan fasilitasi kepada investor yang telah memiliki pabrik atau usaha di sektor lainnya, dapat merepatriasi dananya untuk memperluas bisnis mereka di Indonesia.

BKPM berharap instrumen yang disiapkan tersebut bida berdampak positif terhadap pencapaian target tax amnesty sekaligus meningkatkan realisasi investasi nasional.

Singapura sebagai negara tetangga terdekat, merupakan salah satu negara tujuan
utama program tax amnesty. Dengan rate yang sangat kecil, di kisaran 2-10 persen, program tax amnesty bisa dikatakan sangat meringankan.

“Aturan penerapan tax amnesty lebih jelas dan pemerintah optimis bahwa target repatriasi bisa dicapai. Saat ini capaian targetnya belum terlalu bagus karena para wajib pajak terlihat masih berhati-hati dan teliti melakukan pengecekan kembali atas aset-aset yang perlu dilaporkan sebelum deadline yang pertama,” ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.