Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ibu Rumah Tangga Perlu Belajar 6 Tips Hemat Ini

Kompas.com - 30/09/2016, 21:30 WIB

Anda telah membuat catatan belanja di awal tadi, usahakan menggunakan rumus 12 produk ini, di mana dalam daftar hanya ada daftar nama dan harga dari 12 kebutuhan rutin yang memang penting. Kebutuhan ini seperti : susu, roti, beras dan sebagainya.

Tuliskan 12 produk tersebut secara jelas, lalu Anda bawa ke swalayan atau pasar, agar dapat diketahui berapa harga dasarnya. Lakukan pembanding antara belanja di pasar dengan di swalayan. Jika ada perbedaan yang signifikan, maka Anda akan tahu belanja mana yang paling hemat itu.

4. Pastikan Harga di Kasir Sudah Benar

Petugas yang menjadi kasir di swalayan tentunya akan selalu mengupgrade informasi produk baru serta adanya diskon di toko mereka.

Anda pastikan harga yang dilihat di rak kasir, sudah sesuai dengan harga sebelum dibayar apa belum. pastikan harga di kasir selalu sama dengan harga aslinya. Jika keliru, Anda tinggal menegurnya saja.

5. Memanfaatkan Kartu Diskon Semaksimal Mungkin

Di swalayan dan supermarket sekalipun, potongan harga karena ada diskon memang sangat menyenangkan.

Anda akan ditawari sebuah kartu member jika Anda rajin berbelanja ke supermarketnya. Saat sudah memegang kartu diskon, seluruh belanjaan Anda akan mendapat potongan harga dan belanja akan lebih hemat.

6. Jangan Tergoda Kemasan

Ada berbagai macam produk kebutuhan yang memiliki kemasan begitu menarik. Terkadang, melihat kemasan luarnya pembeli bisa menyimpulkan bahwa produk tersebut memang baik dan berkualitas, padahal tidak selalu seperti itu.

Yang terpenting, pastikan ibu berbelanja produk yang kemasannya utuh dan tidak cacat. Selain itu, perhatikan tanggal kadaluwarsanya.

Siapkan Kartu Diskon, dan Belanja Seperlunya Saja

Untuk lebih berhemat lagi, Anda bisa berbelanja dengan tetap menggunakan kartu diskon dan belanja sesuai kebutuhan saja.

Jangan lupa untuk menerapkan catatan list 12 produk utama yang harus dibeli, sebagai prioritas utama belanja Anda. Belanja hemat, akan jauh lebih mengasyikan bukan?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengamat: Starlink Harusnya Jadi Penyedia Akses bagi Operator Telekomunikasi...

Pengamat: Starlink Harusnya Jadi Penyedia Akses bagi Operator Telekomunikasi...

Whats New
Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Work Smart
PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

Whats New
Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Whats New
Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Whats New
Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Whats New
Bos Superbank Akui Selektif  Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat 'Fintech Lending'

Bos Superbank Akui Selektif Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat "Fintech Lending"

Whats New
Sambangi Korsel, Pertamina Gas Jajaki Peluang Bisnis Jangka Panjang LNG Hub

Sambangi Korsel, Pertamina Gas Jajaki Peluang Bisnis Jangka Panjang LNG Hub

Whats New
Kata Sandiaga soal Banyaknya Keluhan Tiket Pesawat yang Mahal

Kata Sandiaga soal Banyaknya Keluhan Tiket Pesawat yang Mahal

Whats New
Elpiji 3 Kg Direncanakan Tak Lagi Bebas Dibeli di 2027

Elpiji 3 Kg Direncanakan Tak Lagi Bebas Dibeli di 2027

Whats New
Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Whats New
Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Whats New
Masyarakat Kini Bisa Buka Rekening Superbank via Aplikasi Grab

Masyarakat Kini Bisa Buka Rekening Superbank via Aplikasi Grab

Whats New
Kemenkop-UKM Ingatkan Pentingnya Pengawasan Penggunaan QRIS

Kemenkop-UKM Ingatkan Pentingnya Pengawasan Penggunaan QRIS

Whats New
OJK Sebut Porsi Pembiayaan Bank Lewat 'Fintech Lending' Masih Rendah

OJK Sebut Porsi Pembiayaan Bank Lewat "Fintech Lending" Masih Rendah

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com