3 Alasan Mengapa Anak Muda Gagal Menjadi Pebisnis Profesional

Kompas.com - 02/04/2017, 19:00 WIB
Berani berkata tidak, menjadi salah satu kunci sukses buat sejumlah perempuan berpengaruh di dunia. SHUTTERSTOCKBerani berkata tidak, menjadi salah satu kunci sukses buat sejumlah perempuan berpengaruh di dunia.
EditorAprillia Ika

Mungkin Anda pernah menjalankan sebuah usaha, namun mengalami kegagalan. Cobalah melakukan introspeksi pada diri sendiri, apakah kita selalu terkesan egois dalam menjalankan usaha tersebut. Menjalankan sebuah usaha, seharusnya memang selalu berhubungan dengan orang lain.

Networking dalam dunia usaha sangat penting demi kemajuan usaha itu sendiri. Kita harus selalu bekerja sama dengan orang lain, tidak boleh mementingankan diri sendiri. Mungkin sebab itulah Anda mengalami kegagalan dalam usaha sebelumnya.

3. Tidak Mau Belajar dan Menyesuaikan

Seorang pengusaha itu, sekalipun ia sudah sukses dan memiliki omset puluhan juta, bahkan bermiliar rupiah, ia tetap harus terus belajar, setidaknya untuk mempertahankan perusahaan atau usahanya dari peran pesaing. Saat gagal, tentu kita harus mau belajar lagi, agar kedepanya usaha tersebut tidak lagi mengalami kegagalan.

Selain itu, kita juga harus bisa menyesuaikan diri dengan keadaan dan perubahan pasar yang ada. jangan memaksakan usaha kita terus berlanjut, jika pasar menginginkan hal yang lain. Ini tidak akan berhasil dan malah berujung pada kerugian serta ditutupnya usaha yang sudah berdiri.

Miliki Karakter Wirausaha Yang Kuat

Jika memang tetap ingin menjalankan usaha, miliki karakter seorang wirausaha yang begitu kuat. Tanamkan dalam hati bahwa Anda ingin terus belajar, ingin terus semangat dan juga selalu menciptakan hal baru secara kreatif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika karakter semacam ini sudah dimiliki, keinginan untuk menjadi seorang pengusaha tidak akan diragukan lagi.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.