Kemenhub Terjunkan Tim Cari Pesawat yang Hilang Kontak di Papua

Kompas.com - 12/04/2017, 18:01 WIB
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, Jumat (17/3/2017). KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIDirektur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, Jumat (17/3/2017).
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) membenarkan adanya pesawat C208 Grand caravan jenis kargo yang hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Tanah Merah (WAKT) menuju Oksibil (WAJO) Papua, Rabu (12/4/2017).

Pesawat yang mengangkut bahan makanan ini dioperasikan oleh Maskapai Spirit Avia Sentosa (SAS). 

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan tim untuk mencari keberadaan pesawat yang hilang kontak tersebut. 

Proses pencarian, kata Agus, dibantu  oleh Tim SAR dengan beberapa maskapai seperti AMA danTrigana Air serta dari SAS sendiri.  

"Saat ini kami sedang melakukan proses pencarian. Saya perintahkan untuk setiap personil penerbangan di sekitar daerah tersebut untuk membantu pencarian dan memberikan segala informasi yang diperlukan," ujar Agus dalam keterangannya, Rabu (12/2/2017). 

Agus mengungkapkan, pesawat dengan registrasi PK-FSO tersebut berangkat dari Tanah Merah pukul 11.44 WIT (02.44 UTC) dan diperkirakan mendarat di Oksibil pada pukul 12.14 WIT (03.14 UTC).  

Namun, kata dia, sampai saat ini pesawat belum mendarat dan petugas Air Traffic Control (ATC) hilang kontak dengan pesawat yang dipiloti Capt Rio Pasaribu tersebut.

"Lokasi koordinat yang dilaporkan adalah 04 48' 47.7" S 140 39' 31.7" E. Pada saat kejadian, kondisi di Oksibil adalah berangin pelan dengan jarak pandang mencapai 8 nautical mille (Nm)," imbuhnya. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X