Pengusaha Minta Sosialisasi Rekening Rp 200 Juta Diintip Ditjen Pajak

Kompas.com - 07/06/2017, 05:19 WIB
Ilustrasi rekening bank. ShutterstockIlustrasi rekening bank.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2017 yang mewajibkan bank melaporkan rekening nasabah dengan saldo minimal Rp 200 juta kepada Ditjen Pajak menjadi perhatian banyak kalangan.

 

Melalui aturan itu, Ditjen Pajak bisa mengintip rekening nasabah tanpa izin dari Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk kepentingan perpajakan dalam negeri.

(Baca: Mengapa Batas Saldo Pelaporan Rekening Minimal Rp 200 Juta?)

 

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani menilai, sosialisasi terkait kebijakan tersebut harus dilakukan terus menerus agar kebijakan keterbukaan informasi perpajakan pada 2018 bisa dipahami seluruh masyarakat.

"Menurut saya sih angkanya kalau Rp 200 juta bisa tingkatkan karena itu menimbulkan proses administrasi yang lumayan banyak di pihak perbankan," ujarnya, usai buka puasa bersama dengan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, di Jalan Widya Chandra III, Jakarta, Selasa (6/6/2017).

Kendati demikian, Rosan menambahakan, pengusaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia tidak merasa khawatirkan jika rencana pemerintah tersebut dilakukan.

"Kalau dari kami enggak ada dikhawatirkan, memang kita harus menuju keterbukaan kan, tapi jangan menjadi sesuatu yang sifatnya tidak efisien. Kita dukung kok," ujarnya.

Rp 200 Juta Tidak Masalah

 

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan, terkait jumlah saldo yang wajib dilaporkan sebesar Rp 200 juta tak menjadi masalah.

"Itu relatif ya, kalau versi dari pemerintah dari Rp 200 juta itu dari total rekening yang ada cuma 1,1 persen. Tidak signifikan dan itu menjadi relatif," jelasnya.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.