"Fintech" Modalku Resmi Terdaftar dan Diawasi OJK

Kompas.com - 08/06/2017, 09:54 WIB
Reynold Wijaya, CEO dan Co-founder Modalku. Modalku adalah startup fintech yang memberi akses modal kepada UKM. KOMPAS.com/Sakina Rakhma Diah SetiyawanReynold Wijaya, CEO dan Co-founder Modalku. Modalku adalah startup fintech yang memberi akses modal kepada UKM.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan layanan keuangan berbasis teknologi atau financial technology ( fintech) Modalku telah resmi terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Modalku menghadirkan layanan pinjaman dengan metode peer-to-peer (P2P) lending. Sejalan dengan terdaftar dan diaturnya Modalku oleh OJK, fintech tersebut juga meluncurkan Merchant Cash Advance (MCA).

Dengan demikian, UMKM berpotensi dan merchant e-commerce yang sebelumnya tidak dilayani institusi keuangan akan mendapatkan akses ke pinjaman berkualitas.

“Fakta bahwa P2P lending menjadi fokus regulasi OJK menunjukkan bahwa pemerintah melihat potensi besar bidang fintech dalam mendukung inklusi keuangan Indonesia," kata Co-founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya dalam pernyataan resmi, Rabu (7/6/2017).

Reynold menuturkan, selama ini UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia, dengan sumbangan 60,3 persen dari pendapatan negara dan 97 persen dari tenaga kerja nasional.

Dengan adanya regulasi yang baik, akses pinjaman akan lebih terbuka dan UMKM Indonesia dapat lebih mudah berkembang.

Modalku bekerja sama dengan suatu layanan payment gateway untuk menyediakan pinjaman MCA tanpa agunan jangka pendek yang fleksibel.

Bila pinjaman reguler dibayarkan kembali lewat pokok dan bunga yang fixed per bulan, setiap bulan payment gateway akan menampung sebagian pendapatan peminjam dan menyalurkannya ke Modalku.

"Proses repayment menjadi lebih mudah bagi peminjam," tutur Reynold.

Co-founder dan COO Modalku Iwan Kurniawan menyebut, sebagai produk pinjaman maupun alternatif investasi, MCA telah terbukti sukses di negara-negara seperti Amerika Serikat dan China. Modalku menjadi platform fintech pertama di Indonesia yang menyediakan MCA.

"Risiko yang lebih rendah adalah selling point MCA sebagai alternatif investasi, karena setiap bulan sebagian dari pendapatan peminjam akan ditampung dan disalurkan kembali oleh payment gateway sebagai repayment untuk pemberi pinjaman," jelasnya.

Modalku menyediakan layanan P2P lending, di mana UMKM berpotensi dan pencari investasi alternatif dipertemukan lewat pasar digital. Dengan mendanai pinjaman UMKM, pemberi pinjaman mendapatkan alternatif investasi dengan tingkat pengembalian yang menarik.

Di sisi lain, UMKM peminjam mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan dengan proses online yang mudah dan cepat. Modalku telah menyalurkan pinjaman usaha lebih dari Rp 178 miliar ke 320 pinjaman UMKM.

(Baca: "Fintech" Investree Resmi Terdaftar dan Diawasi OJK)

Kompas TV Untuk membahas lebih lengkap soal sinergi bank dan Fintech, sudah hadir product and customer experience BTPN WOW, Achmad Nusjirwan Sugondo.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X