Pertamina Kembangkan Program Non-Tunai Pembelian BBM di SPBU

Kompas.com - 06/07/2017, 14:53 WIB

Untuk meminimalisir resiko, jelas Hartoyo, setiap nasabah akan dibatasi untuk setiap pengisian ulang maksimal sebesar Rp 1.000.000.

Karena kartu ini bisa digunakan oleh siapa saja, sehingga apabila tercecer atau hilang, masih bisa digunakan oleh orang yang menemukan nya.

"Jadi sebenarnya sama saja, jika kehilangan atau tercecer uang tunai, ya sudah jadi pemilik yang menemukannya. Untuk itu, kita batasi maksimal Rp.1.000.000 untuk meminimalisir resiko tersebut yang masih bisa ditolerir oleh masyarakat," ujarnya.

Ketua Hiswana Migas Kalbar, Hendra Salam menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi benefit dengan menggunakan transaksi uang elektronik tersebut.

Salah satunya adalah faktor keamanan, karena dengan uang elektronik, setiap transaksi pembelian akan langsung masuk ke rekening.

"Karena kalau pakai uang tunai, ada resiko perampokan atau lainnya, sehingga lebih aman menggunakan uang elektronik," ujarnya.

Selain itu, setiap transaksi menjadi lebih terukur dan akurat. Karena, setiap angka yang tertera itulah yang akan terisi.

"Akurat sekali, misalnya kita isi Rp. 11.250, nah terkadang kalau pakai uang tunai, kita bayar pakai Rp.15.000, kembalian nya kan kadang-kadang tidak tepat atau tidak sesuai. Tetapi dengan cara cashless payment ini semuanya menjadi akurat," jelasnya.

Program uang elektronik ini pertama kali diberlakukan di kota Pontianak sebagai pilot projects untuk wilayah Kalimantan.

Berbeda dengan beberapa kota besar di Indonesia lainnya, khusus Pontianak akan diberlakukan secara menyeluruh di setiap SPBU.

Di Eropa, neraca perbankan masih mengalami perbaikan setelah krisis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.