Palapa Ring Rampung, Tak Semua Titik Bisa Akses Internet Berkecepatan Tinggi

Kompas.com - 28/03/2019, 17:57 WIB
Ilustrasi perkembangan digital ekonomi Indonesia pada 2020 ThinkstockIlustrasi perkembangan digital ekonomi Indonesia pada 2020

JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek serat optik Palapa Ring hampir 100 persen rampung. Namun dipastikan, tidak semua wilayah Indonesia bisa mengakses internet berkecepatan tinggi.

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Anang Latif mengungkapan hal itu dalam acara Danabakti PT SMI 2019 di Ritz Carlton PP, Jakarta, Kamis (28/3/2019).

"Pada Intinya proyek ini (Palapa Ring) menghubungan lebih 500 kota kabupaten dengan serat optik," ujarnya.

Baca juga: Kemenhub Yakin Satelit Palapa Ring Tengah Bisa Optimalkan Transportasi Pulau Terluar

Proyek ini meluncur lantaran masih ada 100 kota dan kabupaten yang belum bisa mengakses internet. Akhinya, kata Anang, pemerintah dan PT Telkom sepakat untuk menyelesaikan proyek.

Sebanyak 50 persen dikerjakan Telkom dan 50 persennya lagi dikerjakan pemerintah dengan skema proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

"Nah ternyata masih banyak sekali lokasi yang membutuhkan internet berkecepatan tinggi seperti sekolah, puskesmas atau kantor desa yang lokasinya masih puluhan kilometer dari pusat pemerintah kota atau kabupaten," ujarnya.

"Nah ini tidak bisa terselesaikan dengan jaringan serat optik karena terlalu jauh," sambung dia.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Satelit Pelengkap Palapa Ring

Oleh karena itu, pemerintah sudah memiliki rencana untuk meluncurkan satelit khusus agar internet berkecepatan tinggi bisa diakses hingga di pelosok-pelosok negeri.

Namun peluncuran satelit itu baru akan dilakukan pada akhir 2022 mendatang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X