6 Tips yang Bisa Dilakukan Saat Membuat Kesalahan di Tempat Kerja

Kompas.com - 16/04/2019, 08:17 WIB

KOMPAS.com - Pada dasarnya kita semua bisa membuat kesalahan. Kita bisa membuat kesalahan dalam kehidupan sehari-hari dari bertetangga, berteman hingga saat bekerja di kantor.

Nah bagaimana ketika kita melakukan kesalahan di tempat kerja? Bagaimana kita bereaksi agar dapat mengurangi dampak kesalahan yang telah terjadi?

Berikut tips-tips yang bisa diterapkan untuk mengurangi dampak kesalahan tersebut:

1. Jangan menunggu orang lain menujukkan kesalahan kita

Jangan pernah berharap kesalahan Anda tidak ada mengetahuinya.  Jadi Anda lah yang harus menjadi pihak yang menunjukkan kesalahan tersebut.

"Adalah posisi yang lebih baik untuk menjadi orang yang mengendalikan penyampaian informasi kesalahan terjadi," kata Denise Dudley, seorang psikolog perilaku.

"Sehingga lebih mudah untuk mengontrol dampaknya," lanjut dia,

Ketika bos Anda mengetahui tentang kesalahan dari Anda, itu menunjukkan Anda memperhatikan dan mengambil tanggung jawab.

"Versi pertama dari setiap acara menetapkan panggung untuk diskusi masa depan acara dan juga menciptakan kesan awal," kata Marie McIntyre, seorang pelatih karir di Atlanta dan penulis "Rahasia untuk Menang di Kantor Politik."

Jika bos Anda mengetahui kesalahan Anda dari orang lain, Anda harus bersiap mengatasi segala opini yang telah mereka bentuk.

Baca juga: Ini Kesalahan Terbesar Milenial ketika Memulai Usaha

2. Tetap tenang

Anda harus bisa mengendalikan emosi. Karena emosi bisa menular di kantor. Jika Anda khawatir, kemungkinan orang lain juga mengjikuti perasaan Anda.

"Orang-orang akan menerima sinyal dari Anda," kata Dudley.

"Anda ingin memastikan bahwa Anda menunjukkan sikap yang tenang dan profesional dalam menangani situasi,"  tambahnya.

Dengan itu, Anda juga ingin bereaksi terhadap masalah ini dengan serius untuk menunjukkan bahwa Anda tidak menganggap enteng situasi.

3. Akui kesalahan dan cari cara memperbaikinya

Setelah Anda mengidentifikasi kesalahan, akui kesalahan itu kepada siapa pun yang terpengaruh dan berusahalah untuk memperbaikinya secepat mungkin.

Jika Anda kesulitan menemukan solusi, jangan malu untuk mendapatkan masukan dari orang lain.

"Jangan hanya duduk di kamar yang memutar-mutar ibu jari Anda," kata Dudley.

Tidak apa-apa untuk memberi tahu atasan Anda bahwa Anda mencari solusi tetapi ingin beberapa saran.

4. Bersikaplah jelas dengan permintaan maaf

Tidak setiap kesalahan kecil membutuhkan permintaan maaf. Tetapi ketika kekacauan itu cukup besar, penting untuk mengucapkan permintaan maaf.

"Ketika Anda mendengar kata atau frasa tertentu, itu membuatnya lebih nyata ," jelas Dudley.

"Menggunakan kata 'maaf' atau 'Aku minta maaf' itu penting. Jangan menggunakan eufemisme. Katakan saja, 'Aku membuat kesalahan dan aku meminta maaf untuk itu,'" tambah dia.

Meskipun Anda tidak ingin bertele-tele ketika harus menunjukkan penyesalan, jangan berlebihan. "Itu tidak harus menjadi omelan besar atau melemparkan dirimu pada pedang," ujarnya.

Penting juga untuk menjelaskan kepada atasan Anda bahwa memahami bagaimana kesalahan itu terjadi dan apa yang akan Anda lakukan untuk mencegah hal itu terjadi lagi.

"Jelaskan apa yang terjadi dan mengapa itu terjadi dan inilah yang Anda pelajari untuk waktu berikutnya," saran McIntyre.

5. Belajarlah dari kesalahan

Belajar dari kesalahan membantu kita untuk tidak mengulanginya. Luangkan waktu untuk mengevaluasi keadaan bagaimana hal itu terjadi.

Apakah Anda terganggu? Apakah Anda melakukan terlalu banyak ? Apakah Anda lupa memperbarui kalender dengan tenggat waktu yang baru?

Setelah Anda mengidentifikasi masalah, buat solusi untuk mencegahnya terjadi lagi, beri tahu atasan Anda untuk menunjukkan bahwa Anda mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari kecelakaan serupa terjadi lagi.

6. Rehatlah sejenak

Jika Anda terlalu terpaku pada kesalahan, kemungkinan Anda akan membuat kesalahan yang lain. Setelah Anda meminta maaf dan memperbainya, berikan diri Anda ruang bernapas untuk menjernihkan pikiran.

Itu bisa berarti berjalan-jalan atau berbicara dengan teman untuk perubahan topik.

"Kita harus memaafkan diri kita sendiri, semua orang membuat kesalahan," kata Dudley.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Whats New
Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Whats New
Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Whats New
Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Whats New
Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Whats New
Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Work Smart
3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

Whats New
Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Whats New
Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Rilis
Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Spend Smart
Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Whats New
Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Whats New
Iming-iming Mendag Zulhas ke Produsen Migor: Ada Kompensasi Ekspor CPO, Asalkan...

Iming-iming Mendag Zulhas ke Produsen Migor: Ada Kompensasi Ekspor CPO, Asalkan...

Whats New
Partai Buruh Ajukan Judicial Review Revisi UU PPP ke Mahkamah Konstitusi

Partai Buruh Ajukan Judicial Review Revisi UU PPP ke Mahkamah Konstitusi

Whats New
Angkat Cinta Laura Jadi Komisaris, Perusahaan Ini Ganti Fokus Bisnis ke EBT

Angkat Cinta Laura Jadi Komisaris, Perusahaan Ini Ganti Fokus Bisnis ke EBT

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.