Miliarder Ini Sukses Berkat Motivasi Ibunya

Kompas.com - 16/05/2019, 07:02 WIB
Ilustrasi dollar ASThinkstock.com Ilustrasi dollar AS

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak miliarder seperti Richard Branson dan Elon Musk memuji ibunya karena mengajarkan mereka pelajaran awal yang berdampak besar pada kesuksesan mereka hari ini.

Pun seorang bintang "Shark Tank" ABC Kevin O'Leary, sebuah reality show asal Amerika Serikat yang menampilkan miliarder kelas dunia mengatakan, pelajaran penting tentang kesuksesan berasal dari ibunya.

“Ibuku sangat berpengaruh dalam karirku karena dia mendukung sejak lahir hingga hari terakhir kuliah,” kata O'Leary dikutip dari CNBC, Kamis (16/5/2019).

"Dan kemudian dia berkata kepadaku, "Setelah ini, aku selesai. Pekerjaanku sudah selesai, tinggal kamu yang membuatnya (mewujudkan kesuksesan) sendiri," lanjutnya.

O'Leary mengatakan ibunya sering membuat filosofi tentang kehidupan. Dia mengajarkannya berusaha untuk memiliki uang.

“Dia berkata kepada saya, 'Burung yang mati di bawah sarang tidak pernah belajar terbang,'. Aku berkata, 'Apa artinya itu, bu?' Dia berkata, 'Itu berarti tidak ada lagi, nak,'" cerita O'Leary.

“Kemudian saya berkata, 'Bu, itu puisi yang hebat, tapi saya butuh uang tunai di sini.' Dia berkata, 'Tidak, tidak, tidak, tidak. Saya sudah melakukan pekerjaan saya. Sekarang saatnya kamu melakukannya sendiri,'. Dan nasehat itu sangat penting bagiku," lanjutnya.

Dari situ, O'Leary berusaha bergegas mencapai kesuksesan. Pada tahun 1986, O'Leary mendirikan perusahaan perangkat lunak Softkey Software Products di ruang bawah tanahnya, tanpa uang tunai sedikitpun. Dia mengandalkan kerja keras.

Dia akhirnya membangun perusahaan itu menjadi bisnis besar, yang kemudian disebut "The Learning Company". Di tahun 1999, dia dan rekan-rekannya menjual perusahaan tersebut ke Mattel Toy Company, sebuah perusahaan pembuat mainan anak-anak seharga 4,2 miliar dollar AS.

Saat sukses, dia bertanya kepada ibunya apakah dia bisa membayar keuangan yang diberikan ibunya untuk O' Leary selama sekolah hingga ke perguran tinggi. Namun, ibunya tidak menerimanya.

"Dia berkata, "Tidak. Kamu harus memikirkan anak-anakmu ke depan. Tapi, ketika mereka telah selesai kuliah, ajarkan mereka seperti ibumu mengajarkanmu. Burung yang mati di bawah sarang tidak pernah belajar terbang," kata O’Leary.

Sejak saat itu, O'Leary pun mengajarkannya kepada anaknya. O'Leary pun terkenal dengan pemotongan finansial anaknya setelah mereka lulus kuliah.

“Dan anak-anak saya mengatakan hal yang sama kepada saya, 'Itu menyebalkan,'. Tapi sekarang mereka berusaha sendiri dan mencari tahunya. Saya sangat bangga dengan apa yang ibu saya ajarkan kepada saya," pungkasnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X