Menaker Berwacana Hadirkan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Kompas.com - 24/07/2019, 07:07 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri menjadi pembicara pada penyelenggaraan Indonesia Development Forum (IDF) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (23/7/2019). MURTI ALI LINGGAMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri menjadi pembicara pada penyelenggaraan Indonesia Development Forum (IDF) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (23/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri berencana akan membuat program jaminan kehilangan pekerjaan. Wacananya, program ini akan diberikan kepada para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Jaminan kehilangan pekerjaan itu terkait dengan disrupsi sekarang ini," kata Hanif ketika jadi pembicara dalam Indonesia Development Forum 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Hanif menjelaskan, rencana menghadirkan program jaminan baru ini untuk memberikan rasa tenang kepada pekerja yang terkena PHK. Pasalnya, PHK sering kali terjadi kerena pekerja tak mampu beradaptasi dengan tantangan zaman dan kemajuan teknologi. Akhirnya diputuskan hubungan kerjanya.

Baca : Salah Satu Pekerjaan Paling Berat di Dunia Akan Hilang Karena Ini

Lahirnya jaminan itu diharapkan dapat membantu mereka yang diputus kerja oleh perusahaan supaya tetap bisa bertahan hidup. Namun tetap terus meningkatkan keterampilan.

"Ini masih wacana. Jadi kalau ada orang kena PHK itu ada skin untuk melindungi mereka, yaitu dia ada mendapatkan jaminan kehilangan pekerjaan. Setidaknya dia bisa survive untuk masa mencari skill baru," jelasnya.

Dia menyebutkan, selain jaminan kehilangan pekerjaan, pihaknya juga mewacanakan adanya program jaminan baru lain bernama jaminan pelatihan dan sertifikasi.

Program ini dibuat sebagai upaya untuk mendukung peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) di Tanah Air.

"Jaminan pelatihan dan sertifikasi ini untuk membantu agar cost structure dari pelatihan dan sertifikasi bisa di-support oleh pemerintah," tandasnya

Ia pun berharap dua program tersebut bisa masuk pada program jaminan kesehatan saat ini berjalan yakni BPJS Ketenagakerjaan. Diketahui dalamnya terdapat empat klarifikasi perlindungan di antaranya jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

Rilis
Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Whats New
Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Whats New
Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Whats New
Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Whats New
Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Whats New
Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

Rilis
Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Whats New
BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

Whats New
Simak Lagi Beda Nasib PPPK dan CPNS Usai Lulus Seleksi ASN 2021

Simak Lagi Beda Nasib PPPK dan CPNS Usai Lulus Seleksi ASN 2021

Whats New
Ternyata Ini Cara Petugas Mengetahui Kendaraan Pemudik atau Bukan

Ternyata Ini Cara Petugas Mengetahui Kendaraan Pemudik atau Bukan

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Kiat Atasi Mabuk Perjalanan | Cara Memilih Hotel untuk Liburan | Selagi Muda Perbanyaklah Traveling

[KURASI KOMPASIANA] Kiat Atasi Mabuk Perjalanan | Cara Memilih Hotel untuk Liburan | Selagi Muda Perbanyaklah Traveling

Rilis
WN China Masuk Indonesia untuk Mengerjakan Proyek Strategis

WN China Masuk Indonesia untuk Mengerjakan Proyek Strategis

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X