Kementerian ESDM: PLN Siapkan Kompensasi Hingga Rp 1 Triliun

Kompas.com - 05/08/2019, 16:35 WIB
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik) Kementerian ESDM, Rida Mulyana memberikan keterangan terkait padamnya listrik di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat
di Gedung ESDM, Jakarta, Senin (5/8/2019). MURTI ALI LINGGADirektur Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik) Kementerian ESDM, Rida Mulyana memberikan keterangan terkait padamnya listrik di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat di Gedung ESDM, Jakarta, Senin (5/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) (Persero) akan memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak pemandaman listrik pada Minggu (4/8/2019) hingga Senin (5/8/2019) ini.

Wilayah terdampak itu meliputi DKI Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat yang jumlah pelangganya mencapai jutaan pelanggan.

"Pelanggan yang terdampak dimungkinkan atau berhak dapat kompensasi," kata Rida dalam jumpa pers di Gedung ESDM, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Rida menyampaikan, besaran kompensasi yang akan diberikan PLN tersebut sekitar Rp 1 triliun. Ini berdasarkan hasil hitung-hitungan  manajemen PLN.

Baca: Imbas Listrik Padam, PLN Akan Kurangi Tagihan Listrik Pelanggan

Selain itu, ihwal ini juga sudah disampaikan Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani.

"Kompensasi plus minus Rp 1 triliun. Itu dihitung dari jumlah berapa pelanggannya (terdampak pemadaman)," tuturnya.

Dia menambahkan, kompensasi tersebut akan diberikan kepada pelanggan secara menyeluruh baik kalangan industri maupun rumah tangga. Termasuk skema pembayaran listrik berupa prabayar maupun pascabayar.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X