Punya Toko Online? Ini Saran Alibaba Supaya Bisnis Anda Bisa Maju

Kompas.com - 16/08/2019, 22:17 WIB
Executive Director ATT Authorized Global Partner Alibaba.com, Amalia Prabowo (tengah) menjadi pembicara pada diskusi yang digelar oleh Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) di JCC, Jakarta, Jumat, (16/8/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGAExecutive Director ATT Authorized Global Partner Alibaba.com, Amalia Prabowo (tengah) menjadi pembicara pada diskusi yang digelar oleh Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) di JCC, Jakarta, Jumat, (16/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Acap kali orang kebanyakan beranggapan menggarap sebuah bisnis online bisa dilakukan secara sambilan. Namun, fakta ini salah besar.

Menurut Executive Director ATT Authorized Global Partner Alibaba.com, Amalia Prabowo, sebuah bisnis harus dijalani dan dibangun dengan serius. Termasuk bisnis berbasis online atau toko online.

Pelakunya harus punya struktur kerja yang teratur dan telah ditentukan.

"Memiliki toko online itu bukan sambilan, jadi harus memiliki sebuah divisi yang serius, enggak usah banyak dua orang tapi serius," kata Amalia dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Baca juga: 6 Jenis Peluang Bisnis Online Rumahan Tanpa Modal

Amalia menjelaskan, divisi tersebut adalah orang-orang yang serius menggarap konten marketing lewat digital. Konten yang dihasilkan digunakan sebagai alat mempromosikan produk/jasa yang bertujuan mengenalkan toko online.

Pada akhirnya, produk/jasa yang ditawarkan pun makin dikenal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi begitu membuka toko online, maka jangan sampai toko online tersebut jadi situs purbakala, enggak pernah dijenguk. Produk postingnya itu saja, itu tidak bisa," sebutnya.

Menurut dia, keseriusan menjadi kunci dari sebuah keberhasilan usaha, begitu juga toko online. Namun, sering kali hal ini tidak ada pada diri pelaku usaha sehingga usahanya tidak bertahan lama dan mampu bersaing.

"Harus sangat serius dan harus sangat berdedikasi. Karena di dalam digital itu, (jangkauan) borderless, jadi digital itu produk itu bisa akses," ujarnya.

Baca juga: Bisnis Online, Solusi Kreatif Agar Daya Beli Rumah Tangga Naik

Dia menilai, perdagangan berbasis elektronik atau electronic commerce (e-commerce) kini sudah menjadi pilihan utama, selain perdagangan konvensional. Kehadiran e-commerce terutama dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan kemajuan zaman.

"Jadi e-commerce itu bukan pilihan, tapi wajib," sebutnya.

Menurut dia, dengan kondisi saat ini seakan-akan pelaku usaha/bisnis diharuskan mengikuti perkembangan zaman. Ini tentu supaya tidak tertinggal dan dapat memasarkan produk/jasanya kepada pelanggan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menilik Kasus UMKM Frozen Food, Terancam Denda Rp 4 Miliar Hingga Aturan Mainnya

Menilik Kasus UMKM Frozen Food, Terancam Denda Rp 4 Miliar Hingga Aturan Mainnya

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
Jelang IPO, GoTo Dapat Suntikan Dana dari Abu Dhabi Rp 5,7 Triliun

Jelang IPO, GoTo Dapat Suntikan Dana dari Abu Dhabi Rp 5,7 Triliun

Rilis
Rugi 6 Tahun Beruntun, Bank Jago Akhirnya Cetak Laba Rp 14 Miliar

Rugi 6 Tahun Beruntun, Bank Jago Akhirnya Cetak Laba Rp 14 Miliar

Whats New
Naik Pesawat Wajib PCR, Harga Tes Diminta Rp 50.000 hingga Kadin Minta Aturan Dicabut

Naik Pesawat Wajib PCR, Harga Tes Diminta Rp 50.000 hingga Kadin Minta Aturan Dicabut

Whats New
BTN Targetkan Kredit Tumbuh Double Digit pada 2022

BTN Targetkan Kredit Tumbuh Double Digit pada 2022

Whats New
IHSG Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Aturan Terbaru Penerbangan, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat dan Wajib Tes RT-PCR Mulai 24 Oktober

Aturan Terbaru Penerbangan, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat dan Wajib Tes RT-PCR Mulai 24 Oktober

Whats New
Kenali Kriteria Ideal dari Seorang Manajer Proyek

Kenali Kriteria Ideal dari Seorang Manajer Proyek

Work Smart
Riset LD FEB UI: Gojek Sumbang Rp 249 Triliun untuk Ekonomi Indonesia

Riset LD FEB UI: Gojek Sumbang Rp 249 Triliun untuk Ekonomi Indonesia

Whats New
[POPULER MONEY] Indonesia Penyebab Krisis Energi Singapura | Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat

[POPULER MONEY] Indonesia Penyebab Krisis Energi Singapura | Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat

Whats New
Kementerian Perdagangan Punya Logo Baru, Ini Tampilannya

Kementerian Perdagangan Punya Logo Baru, Ini Tampilannya

Whats New
Menteri Investasi: Kami Anggap Pandemi Sebagai Peluang di Tengah Tantangan

Menteri Investasi: Kami Anggap Pandemi Sebagai Peluang di Tengah Tantangan

Whats New
Bikin Polusi, Pemerintah Janji Tak Lagi Terima Usulan Proyek PLTU Baru

Bikin Polusi, Pemerintah Janji Tak Lagi Terima Usulan Proyek PLTU Baru

Whats New
Apa Itu Cover Letter Untuk Melamar Kerja?

Apa Itu Cover Letter Untuk Melamar Kerja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.