Kompas.com - 27/09/2019, 17:15 WIB
Mulai 1 Januari 2019 lalu, Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea Cukai Tipe B Batam meingiplementasikan Sistem aplikasi Customs and Excise Information System Ceisa untuk barang kiriman yang dititipkan melalui Perusahaan Jasa Titipan (PJT). KOMPAS.com/ HADI MAULANAMulai 1 Januari 2019 lalu, Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea Cukai Tipe B Batam meingiplementasikan Sistem aplikasi Customs and Excise Information System Ceisa untuk barang kiriman yang dititipkan melalui Perusahaan Jasa Titipan (PJT).

Namun demikian, hingga saat ini, barang yang diimpor oleh jastip yang bersangkutan masih ditahan oleh Bea Cukai Cengkareng.

Heru menjelaskan, pelaku jastip yang bersangkutan harus membuat Pemberitahuan Impor Barang Khsuus (PIBK) jika ingin barang mereka dirilis.

"Batas waktu tebus 30 hari, itu batas waktu untuk mengurus di bandara. Lewat dari itu barangnya akan digeser ke gudang penyimpanan, dan secara berkala kalau nggak diurus akan dimusnahkan atau dilelang," ucap Heru.

Baca juga: Minat Buka Layanan Jastip, Ini Tips Untuk Pemula

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.