Jadi CEO Perlu Eksekusi, Bukan Hanya Wacana

Kompas.com - 08/10/2019, 16:33 WIB
Direktur Utama BRI Asmawi Syam diabadikan bersama miniatur BRIsat, Selasa (31/5/2016). Sakina Rakhma Diah SetiawanDirektur Utama BRI Asmawi Syam diabadikan bersama miniatur BRIsat, Selasa (31/5/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Asmawi Syam, membagikan rumus jitu menjadi CEO selama 37 tahun malang-melintang di dunia bisnis.

Asmawi kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan pernah menjadi Direktur Utama PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo.

Asmawi memang merupakan mantan orang nomor satu di berbagai perusahaan pelat merah, seperti BRI, Askrindo, Jiwasraya, sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Komisaris Utama BTN.

Asmawi mengatakan, menjabat sebagai CEO memerlukan aksi untuk mengeksekusi setiap ide yang lahir, baik dari diri-sendiri maupun jajarannya.

Bukan hanya sekedar wacana yang berujung tidak terimplementasi.

"Seorang CEO, seorang eksekutif, boleh saja punya roadmap dan strategi yang bagus. Bahkan mungkin meng-hire konsultan untuk merancang strateginya. Tapi eksekusi tetap ada di tangan CEO," kata Asmawi dalam peluncuran buku terbarunya bersama Rhenald Kasali yang berjudul "Leadership in Practice: Apa Kata Asmawi Syam" di Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Baca juga: 4 Kesalahan Terbesar yang Dilakukan CEO, Apa Saja?

Asmawi pun membeberkan rumus jitu agar seorang CEO yang mumpuni ditaruh di manapun.

Dia bilang, perlu adanya ide dan roadmap alias peta jalan. Namun ide dan roadmap itu perlu didukung oleh eksekusi.

Jika tidak, maka semuanya akan sia-sia.

"CEO yang tidak berani mengeksekusi meski punya ide dan roadmap yang bagus, tidak akan ada apa-apa. Kalau salah satunya nol, maka semuanya akan nol," ucap dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X