Gandeng Bukalapak, Kemenkop Ingin UMKM Cepat Masuk Pasar Global

Kompas.com - 06/11/2019, 07:15 WIB
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki memberikan keterangan pers mengenai gebrakan UMKM selama masa jabatannya di Kantor Kemenkop UKM, Jakarta, Selasa (5/11/2019). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki memberikan keterangan pers mengenai gebrakan UMKM selama masa jabatannya di Kantor Kemenkop UKM, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan UKM tengah menjajaki kerja sama dengan marketplace Bukalapak dalam pengembangan usaha dan jaringan pemasaran produk UMKM di Indonesia.

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Victoria Br Simanungkalit mengatakan, Bukalapak memiliki big data yang bisa dimanfaatkan untuk mengkurasi produk UKM mana yang bisa didorong dengan cepat masuk ke pasar global melalui marketplace atau aplikasi yang ada.

"Idenya kami akan berkolaborasi dengan marketplace, agar supaya 62 juta UKM bisa kita agregasi lebih cepat, dalam mengakses permodalan dan pemasaran. Hal itu nanti yang akan kami bahas lebih detail dan kongkrit," ujarnya dalam keterangan tertulis Kemenkop UKM, Selasa (5/11/2019).

Baca juga: Ingin UMKM Cepat Go Internasional, Menkop Gandeng Gojek Hingga Marketplace

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sudah bertemi Bukalapak kemarin. Chief Strategy Officer Bukalapak Teddy Oetomo mengtakan pihaknya sudah membahas cara mengembangkan UMKM di Indonesia.

Ia memastikan kerja sama tersebut bisa membangkitkan kinerja usaha para pelapak di Indonesia. Teddy mengatakan Bukalapak akan mengkaji lebih jauh pembahasan program pemberdayaan UMKM bersama Kemenkop dan UKM.

Selama ini, Bukalapak sudah banyak bermitra dengan lembaga keuangan dan perbankan dalam menyalurkan bantuan permodalan bagi para pelapak, termasuk pelaku UMKM. Saat ini Bukalapak tercatat memiliki sekitar 1,2 juta warung dan kios binaan. Sementara total mitra Bukalapak mencapai 2,5 juta UKM.

Baca juga: Sofyan Basir Bebas, Bagaimana Nasib Proyek PLTU Riau-1?

Bukalapak memiliki big data untuk mempermudah kerja sama dengan berbagai lembaga keuangan dan perbankan dan semua itu dilakukan secara online. Selain itu, perusahaan ini juga rutin melakukan pelatihan bagi para UKM yang menjadi mitranya.

"Setiap tahun di 100 kota di Indonesia ada sekitar 500 event pelatihan yang dilakukan para pelapak senior bagi para pelapak junior. Semacam transfer knowledge dari senior ke junior," katanya.

Sebelumnya, Gojek telah sepakati kerja sama dengan Kemenkop UKM membantu para UMKM go digital.

Baca juga: Menunggu Gerak Cepat Tim Ekonomi Baru Jokowi Jawab Pelemahan Ekonomi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X