Rupiah dan IHSG Kompak Melemah di Awal Pekan

Kompas.com - 18/11/2019, 18:28 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu.
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) dan Rupiah pada penutupan pasar awal pekan Senin (18/11/2019) kompak melemah.

Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup melemah tipis 2 poin atau 0,01 persen ke level Rp 14.078 per dollar AS dibandingkan penutupan kemarin Rp 14.076 per dollar AS.

Sedangkan data RTI, IHSG akhir pekan juga ditutup melemah pada level 6.122,62 atau turun 5,7 poin sebesar 0,09 persen dari penutupan kemarin pada level 6.128,34.

Baca juga: Stafsus Kementerian BUMN: Lihat Dulu Kerja Ahok, Jangan Bawa-bawa Politiklah...

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih menyebutkan bahwa tidak ada pola yang menunjukkan sentimen terhadap rupiah. Sehingga ia menyimpulkan pelemahan rupiah hanya faktor teknikal.

"Kalau rupiah sebenarnya regionalnya bervariasi ada yang melemah dan ada yang menguat, jadi enggak ada pola," kata Lana kepada Kompas.com, Senin (18/11/2019).

Lana menjelaskan bahwa pelemahan rupiah sangat tipis. Dari sisi regional tidak ada dorongan yang menyebabkan pelemahan rupiah. Apalagi sebelumnya rupaih sempat lumanyan menguat.

Untuk pelemahan IHSG, Lana menilai banyak saham yang bergerak positif. Hanya Indonesia saja yang berada di zona hijau.

"Cuma kita yang turun, walaupun turunnya tipis karena ada net sell asing sebesar Rp 400 miliar," kata Lana.

Baca juga: Menteri KKP: Saya Merasa 5 Tahun Ini Ada Sesuatu yang Janggal...

Lana menjabarkan bahwa net sell asing di bulan November adalah siklus yang musiman dimana investor yang memiliki reksa dana berbasis global (global fund), jika akan redeem maka di awal November sudah menyampaikan redemption.

Total transaksi penjualan saham oleh asing pada seluruh pasar mencapai Rp 430,1 miliar saham sedangkan penjualan saham di pasar regional 421,4 miliar. Terdapat 145 saham yang naik, 234 yang turun dan 157 yang stagnan.

IHSG dibuka 6.126,41 dan sepanjang hari sempat berada pada level tertinggi 6.134,31 dan level terendah 6.098,08. Jumlah saham yang ditransaksikan hari ini Rp 8,4 miliar saham dengan turnover Rp 5,4 triliun.

Baca juga: Ini 5 Reksadana Saham dengan Imbal Hasil Tertinggi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X