Bank Mandiri : Belum Ada Rencana untuk Bantu Selamatkan Muamalat

Kompas.com - 26/11/2019, 19:30 WIB
Kantor pusat Bank Muamalat di Jakarta. KOMPAS/PRIYOMBODOKantor pusat Bank Muamalat di Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (KOMPAS100: BMRI) menyatakan belum ada rencana untuk ikut andil dalam menyelamatkan PT Bank Muamalat Tbk dengan menyuntikkan dana segar ke bank syariah pertama di Indonesia tersebut.

Hal tersebut diungkapkan lantaran Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) bakal terlibat dalam proses penyelamatan Bank Muamalat, termasuk Mandiri.

Namun hal tersebut disanggah oleh Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto.

"Sampai sekarang belum (berencana suntik dana)," ujar dia ketika ditemui di komplek DPR RI, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Dia pun enggan memaparkan lebih jauh mengenai wacana penyuntikan dana ke Bank Muamalat. Sulaiman mengatakan, dirinya menyerahkan persoalan tersebut kepada pemegang saham mayoritas Bank Mandiri, yaitu Kementerian BUMN.

"Kalau itu no comment, tidak dan tidak (soal rencana penyuntikan dana). Dan saya garansi bahwa itu sesuai dengan ininya pak wamen bahwa kami tidak dalam kapasitas untuk bicara itu," ujar dia.

Baca juga : Bank-bank BUMN Bakal Selamatkan Bank Muamalat?

Sebagai informasi, dikutip dari Kontan.co.id, pemerintah tengah berupaya untuk menyehatkan kembali Bank Muamalat bersama dengan lembaga keuangan non bank lain yang sedang bermasalah seperti Asuransi Jiwasraya dan AJB Bumiputera.

Untuk itu, Komisi XI DPR RI bakal membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk menyelesaikan masalah yang membelit ketiga lembaga keuangan tersebut.

DPR pun membuka opsi bagi investor, baik dalam maupun luar negeri untuk turut andil dalam penyelematan Muamalat.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Fathan Subchi mengatakan fokus panja nantinya menyoroti kepastian investor yang belum mendapatkan lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan.

"Kami ingin secepatnya (masalah ini) diatasi dan sekarang OJK sudah mendaftar beberapa investor," Kata Fathan usai RDP (Rapat Dengar Pendapat) di gedung DPR RI (25/11/2019).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X