Permintaan Domestik Meningkat, Softex Indonesia Bangun Pabrik Baru

Kompas.com - 11/12/2019, 12:37 WIB
Ilustrasi Pembalut. ShutterstockIlustrasi Pembalut.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Softex Indonesia, produsen produk perawatan bayi, perawatan feminin, dan perawatan dewasa membangun pabrik baru yang saat ini dalam tahap penyelesaian.

Pembangunan pabrik ini dilakukan guna mengimbangi permintaan pasar domestik yang terus meningkat.

Hendra Setiawan, Direktur Utama PT Softex Indonesia mengungkapkan, saat ini perseroan sedang dalam tahap penyelesaian pembangunan pabrik terbaru yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Pabrik ini diharapkan akan beroperasi secara penuh pada kuartal III 2020.

Hendra mengatakan, pabrik baru tersebut terletak di kawasan industri GT Tech Park Karawang.

Baca juga: Era Digital, Begini Cara Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Siasati Pasar

"Pabrik ini akan menerapkan teknologi terbaru dalam bentuk sistem penyimpanan dan pengambilan otomatis (Automated Storage and Retrieval Systems/ASRS),” ungkap Hendra dalam keterangannya, Rabu (11/12/2019).

Pabrik itu dibangun di atas lahan seluas 12 hektar (ha) dengan menerapkan teknologi ASRS untuk area pergudangan. Penerapan sistem dan mesin berteknologi baru ini diharapkan dapat meningkatkan volume produksi dan meningkatkan efisiensi penyimpanan barang.

Terkait dengan isu pelestarian lingkungan, imbuh Hendra, perseroan tidak hanya menghasilkan berbagai produk yang sekali dipakai dan dibuang begitu saja. Produk bekas pakai masih dapat dimanfaatkan.

Produk popok bayi bekas misalnya, tidak dibuang begitu saja menjadi sampah tidak berguna.

Popok bayi bekas yang selama ini dianggap sebagai sampah dapat berubah menjadi sesuatu yang fungsional dan bernilai,” terangnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X