Dorong Ekspor Pertanian, Mentan Ajak Milenial Turut Serta

Kompas.com - 15/12/2019, 15:15 WIB
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo usai melepas ekspor 7.700 pakan ternak di Dermaga 1 Anjungan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (27/11/2019). KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAMenteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo usai melepas ekspor 7.700 pakan ternak di Dermaga 1 Anjungan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (27/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian ( Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak generasi milenial untuk menjadi bagian dari GRATIEKS atau Gerakan Tiga Kali Ekspor Pertanian.

Syahrul mengatakan semangat muda yang dimiliki genrrasi milenial harus menjadi dorongan postitif bagi pembangunan pertanian Indonesia, terutama dalam peningkatan ekspor pertanian yang akan mempengaruhi perekonomian negara.

“Indonesia adalah negara kaya raya, yang memiliki sumber daya alam luar biasa, matahari di Indonesia ada terus, matahari menentukan pertanaman dan kehidupan yang baik, air di negeri kita tidak pernah putus, kalau toh ada kemarau, itu semua bisa ditangani dengan kekayaan alam yang kita miliki” kata Syahrul di Monumen Mandala Makassar melalui siaran media, Minggu (15/12/2019).

Baca juga: Mentan: Kostratani Wujud Membangun Ekosistem Pertanian Lewat Digital

Syahrul mengatakan kekayaaan sumber daya alam di Indonesia, membuka banyak peluang bisnis pertanian yang luas untuk digarap kaum milenial.

Ia menambahkan keterlibatan generasi milenial dalam mendukung, mengembangkan, serta memajukan sektor pertanian menjadi sangat dibutuhkan. Pertanian juga perlu sentuhan serta terobosan generasi ini.

Ia menilai, generasi milenial memiliki ciri berpikir strategis, inspiratif, inovatif, energik, antusias, dan fasih mengadopsi teknologi digital dalam beragam aspek bisnis sehingga diprediksi menjadi pembawa pembaruan dalam pembangunan pertanian.

Syahrul berharap milenial bisa menjadi benteng pembangunan pertanian, terutama dalam hal peningkatan ekspor pertanian.

“Dengan kekayaan alam yang kita punya, sekarang tinggal bagaimana kita dapat menghadirkan kecerdasan mengolah itu,” ungkap Syahrul.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Mentan: Stok Beras Aman!

Dalam kesempatan itu, Syahrul mengajak seluruh masyarakat dan milenial untuk menerapkan pola makan sehat dengan turut mengkampanyekan peningkatan konsumsi pangan lokal di setiap daerah.

Ia Kementan akan siap mendukung penuh upaya peningkatan konsumsi pangan lokal.

“Menjadi sehat itu sangat penting, sehat harus dari pikiran, sehat harus dari hati, tapi sehat juga ditentukan dengan apa yang kita konsumsi. Kita bisa sehat kalau makanannya sehat, makanan yang sehat itu makanan yang memenuhi gizi yang ada, salah satu bentuknya adalah pangan lokal,” tegas Syahrul.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X