Benarkah Nelayan Bergantung Hidup pada Pengambilan Benih Lobster?

Kompas.com - 18/12/2019, 05:38 WIB
Benih Lobster asal pantai selatan, Jawa Barat yang hendak diselundupkan ke Singapura berhasil digagalkan Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepri, Jumat (8/11/2019). KOMPAS.COM/HADI MAULANABenih Lobster asal pantai selatan, Jawa Barat yang hendak diselundupkan ke Singapura berhasil digagalkan Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepri, Jumat (8/11/2019).

Pemerintah juga memberi bantuan berupa rumput laut 720 paket, benih bawal bintang 655 paket, kerapu 580 paket, bandeng 40 paket, udang vaname 20 paket, lele 209 paket, nila 14 paket, perahu sarana angkut rumput laut 71 unit.

Total nilai bantuan sarana dan prasarana budidayanya mencapai Rp 50 miliar dengan jumlah masing-masing paket sekitar Rp 20 juta-Rp 22 juta.

Wacana Terus Memanas

Akhir-akhir ini wacana Edhy tentang rencana ekspor benih lobster terus memanas. Hal ini lantaran banyak pihak yang menolak wacana tersebut karena dianggap menimbulkan kerugian yang tidak sedikit, terutama ekosistem laut Indonesia.

Presiden Joko Widodo juga tak mau ketinggalan untuk berkomentar. Menurutnya, ekspor benih lobster harus mempertimbangkan tiga hal penting, antara lain manfaat negara, manfaat nelayan, dan ekosistem yang terjaga.

"Yang paling penting, menurut saya, negara mendapatkan manfaat, nelayan mendapatkan manfaat, lingkungan tidak rusak. Yang paling penting itu," ujar Presiden Jokowi di Kabupaten Kutai Kertanegara.

Pada masa jabatan Susi, ekspor benih lobster dilarang dan tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016. Susi juga menyosialisasikan kepada nelayan-nelayan untuk tidak menangkap bibit lobster karena berdampak pada hilangnya lobster di perairan Indonesia.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X