Ada Arahan Jokowi, Bulog Kirim Bahan Pangan untuk Korban Banjir

Kompas.com - 03/01/2020, 19:43 WIB
Sejumlah warga beristirahat usai membersihkan ruko miliknya yang sempat terendam banjir di kawasan Pondok Gede Permai, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis(2/1/2020). Banjir di kawasan tersebut, merupakan banjir terparah di wilayah Bekasi. KOMPAS.com/M ZAENUDDINSejumlah warga beristirahat usai membersihkan ruko miliknya yang sempat terendam banjir di kawasan Pondok Gede Permai, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis(2/1/2020). Banjir di kawasan tersebut, merupakan banjir terparah di wilayah Bekasi.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang menerjang Jabodetabek sejak Rabu (1/1/2020) membuat warga harus mengungsi sebelum keadaan benar-benar pulih.

Untuk itu, Perum Bulog mengirimkan pasokan bahan pangan berupa puluhan ton beras, gula, minyak goreng ke wilayah-wilayah yang terkena banjir di kawasan Jabodetabek.

Direktur SDM dan Umum Bulog Bagya Mulyanto mengatakan, pemberian bantuan sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo dengan berkoordinasi bersama aparat Kodam, kepolisian, dan Pemda DKI Jakarta.

Baca juga: Antisipasi Banjir, Rel Kereta Stasiun Rawa Buaya Akan Ditinggikan

"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi agar semua pihak membantu dan Bulog langsung bergerak membantu warga korban banjir di wilayah Jabodetabek sejak dua hari lalu,” kata Bagya dalam siaran pers, Jumat (3/1/2020).

Bagya yang juga koordinator bantuan bencana Bulog menyampaikan, bantuan yang diberikan sudah sesuai dengan koordinasi yang ada. Pihaknya fokus untuk mendirikan dapur umum dengan menyediakan berbagai pasokan dapur.

"Pasokan sementara ini berupa masing-masing 10 ton beras, 2 ton gula dan 2 ton minyak sekiloan," tutur Bagya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Dampak Banjir, Pasar Lumpuh hingga Peritel Rugi Rp 1 Triliun

Tak hanya itu, pihaknya mengerahkan sejumlah perahu karet untuk membantu mengevakuasi warga korban banjir agar bisa diselamatkan dari rendaman banjir.

Adapun besaran bantuan ke depan akan disesuaikan sesuai eskalasi bencana.

"Besaran bantuan Bulog juga akan disesuaikan dengan eskalasi bencana banjir dan waktunya juga menyesuaikan," sebutnya.

Baca juga: Dulu Tenggelamkan Kapal China, Susi: Kenapa Sekarang Tidak Bisa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.