Ini Kategori Produk yang Paling Dicari di E-Commerce 2019

Kompas.com - 09/01/2020, 16:59 WIB
Ilustrasi E-commerce SHUTTERSTOCKIlustrasi E-commerce

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu platform e-commerce Indonesia yakni Tokopedia merilis tren belanja online Indonesia pada 2019. Kategori fashion merajai produk paling dicari di belanja online Indonesia.

Menurut data internal Tokopedia, lima kategori paling populer di tengah masyarakat sepanjang 2019 adalah Fashion, Rumah Tangga, Handphone dan Tablet, Elektronik, dan Kesehatan.

VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak mengatakan untuk tahun ini belanja online di luar pulau jawa juga semakin meningkat.

Baca juga: 2020, Impor via E-commerce Mulai Rp 42.000 Dipajaki, Ini Hitungannya

"Kami melihat antusiasme yang semakin luar biasa dari masyarakat, Hal ini tampak salah satunya dari signifikansi peningkatan jumlah penjual maupun pembeli di luar pulau Jawa sepanjang 2019," ucap Nuraini dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/1/2020).

Riset Tokopedia sendiri mengungkapkan bahwa lima daerah Indonesia dengan pertumbuhan penjual paling tinggi, antara lain Sulawesi Utara, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Utara.

Kemudian, lima daerah Indonesia dengan pertumbuhan pembeli paling tinggi, yaitu Aceh, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

Adapun transaksi paling jauh di Tokopedia selama 2019 terjadi antara pembeli di Papua yang membeli produk cincin batu kecubung api dari penjual di Aceh.

Baca juga: Ada PP E-commerce, Teten Sebut UMKM Akan Dapat Kemudahan Izin Usaha

 

Sebaliknya, Tokopedia juga mencatatkan adanya transaksi produk sepatu olahraga merek lokal antara pembeli di Aceh dengan penjual di Papua.

Kemudian pembelian terakhir di 2019 dan pertama di 2020, Tokopedia mencatatkan barang terakhir yang dibeli di 2019 adalah diska lepas USB (USB flash drive).

Di sisi lain, barang pertama yang dibeli di awal 2020 merupakan produk lokal, yaitu tas rotan bermotif lukis khas Bali.

Hingga Kini, sudah ada lebih dari 90 juta pengguna aktif bulanan Tokopedia yang tersebar di 97 persen kecamatan di Indonesia.

Baca juga: Jokowi Kesal Harga Gas Industri Mahal, Ini Kata SKK Migas



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelontorkan Rp 500 Miliar, JBio Bangun Pabrik Biofarmasi dan Vaksin Modern

Gelontorkan Rp 500 Miliar, JBio Bangun Pabrik Biofarmasi dan Vaksin Modern

Whats New
Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Whats New
Menimbang Untung Rugi Indonesia dalam Perjanjian Perdagangan Asean

Menimbang Untung Rugi Indonesia dalam Perjanjian Perdagangan Asean

Whats New
Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Whats New
Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Whats New
ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

Whats New
Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Whats New
Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Rilis
Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Whats New
Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Whats New
Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Whats New
Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X