Harga Cabai Rawit Capai Rp 90.000 Per Kg, Ini Kata Kementan

Kompas.com - 16/01/2020, 21:19 WIB
Akibat kekeringan panjang, harga cabai rawit yang dijual di pasar tradisional Karya Nugraha, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, melonjak tajam  hingga menembus Rp 300 ribu rupiah per kilogram (kg). KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKEAkibat kekeringan panjang, harga cabai rawit yang dijual di pasar tradisional Karya Nugraha, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, melonjak tajam hingga menembus Rp 300 ribu rupiah per kilogram (kg).

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga cabai rawit meroket menjadi Rp 90.000 per kg di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta pada Kamis (16/1/2020).

Agus salah satu pedagang cabai di Pasar Kebayoran Lama mengatakan, Minggu lalu harga cabai rawit sempat menyentuh Rp 80.000 kemudian perlahan harga mulai naik karena keterbatasan stok di pasar induk.

"Untuk cabai rawit sudah Rp 90.000 karena stok udah enggak banyak di pasar induk, apalagi cuaca belum bagus," ucap Agus, Kamis (16/1/2020).

Baca juga: Musim Hujan Jadi Ancaman untuk Harga Cabai

Pedagang cabai lainnya, Asep juga menuturkan hal serupa. Ia memperkirakan harga cabai rawit akan terus tinggi karena kemungkinan masih kurang stok.

"Dari tanggal awal sudah mahal sebenarnya, tapi kayaknya minggu depan juga belum turun," ucapnya.

Menanggapi harga cabai rawit yang semakin melambung, Kepala Sub Direktorat (Subdit) Aneka Cabai dan Sayuran Buah Ditjen Hortikultura Kementan Mardiyah Hayati mengatakan memang di musim penghujan ini berbagai daerah sentra cabai belum maksimal untuk panen.

"Musim hujan pemetikan (panen) tidak maksimal, kemudian proses pematangan cabai lebih lama sehingga frekuensi petik berkurang, dan beberapa daerah pertanaman mundur karena musim hujan mundur" ucapnya saat di hubungi Kompas.com.

Baca juga: Selain Sagu, Kementan Coba Kembangkan Padi di Kawasan Indonesia Timur

Meski begitu ia perkiraannya jika tidak hujan lebat, harusnya beberapa sentra cabai sudah bisa panen kembali dan harga bisa turun pada Febuari 2020

"Diperkirakan Februari mulai banyak panen," ucapnya.

Selain hujan dia juga membenarkan peristiwa banjir di berbagai wilayah Indonesia juga menyebabkan terhambatnya proses distribusi ke penjual.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X