Luhut Tak Permasalahkan Dirut Asabri Bantah Dugaan Korupsi

Kompas.com - 17/01/2020, 07:28 WIB
Menko Maritim dan Investasi, Luhut B Pandjaitan rutin memberikan keterangan pers kepada awak media usai menggelar berbagai macam rapat koordinasi, di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Kamis (16/1/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenko Maritim dan Investasi, Luhut B Pandjaitan rutin memberikan keterangan pers kepada awak media usai menggelar berbagai macam rapat koordinasi, di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan tak mempermasalahkan bantahan yang dilontarkan oleh Direktur Utama PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia ( Asabri) Sonny Widjaja terkait adanya dugaan koruspi.

Namun, pada akhirnya, lanjut Luhut, hasil penyelidikan dari Kejaksaan Agunglah yang mengetahui apakah perseroan tersebut bebas korupsi atau tidaknya.

"Membantah sih boleh-boleh saja. Nanti hasil audit pemeriksaan bisa diperiksa permainan sahamnya, kan enggak bisa lari. Saham akhir tahun nanti gimana," ujarnya ditemui di Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Baca juga: Bos Asabri Ancam Tempuh Jalur Hukum

Dalam rapat koordinasi (rakor) hari ini, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatmodjo terlihat hadir.

Dalam rakor tersebut, dari penuturan mantan Menko Polhukam, juga bercerita soal polemik korupsi di Asabri. Dan hasilnya baru akan diketahui dalam waktu tak lama lagi.

"Kita lihat (hasil penyelidikannya) beberapa hari ke depan baru bisa final. Tadi Pak Tiko cerita," katanya.

Namun, mengenai adanya penyelewengan dana para nasabah di Asabri, Luhut masih enggan menegaskan.

Baca juga: Dirut Asabri: Uang yang Dikelola Aman, Tak Hilang, dan Tak Dikorupsi!

Hasil penyelidikan jugalah nanti yang akan mengumbar atas dugaan adanya korupsi di tubuh perseroan asuransi yang rata-rata nasabahnya merupakan Perwira TNI.

"Kita belum mau bicara seperti itu. Tapi kalau orang bilang tidak ada, lihat saja nanti investigasi dari proses hukum. Saya kira harus diambil langkah-langkah, apalagi ini milik prajurit ya. Presiden komitmen prajurit enggak akan dirugikan," tuturnya.

Direktur Utama Asabri Sonny Widjaja membantah kabar mengenai adanya dugaan korupsi di perseroannya. Dia pun meminta kepada para nasabah Asabri tak usah khawatir dengan dana yang selama ini telah disetorkan ke Asabri.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Rilis
[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

Rilis
Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Whats New
Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Rilis
Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Spend Smart
Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Whats New
BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

Whats New
Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Whats New
Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Whats New
BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

Whats New
Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Whats New
Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Whats New
Unrealized Loss Bisa Terjadi Pada Setiap Investor Pasar Modal, Begini Penjelasannya

Unrealized Loss Bisa Terjadi Pada Setiap Investor Pasar Modal, Begini Penjelasannya

Whats New
Pemerintah Targetkan 600.000 Unit Kendaraan Berbasis Listrik pada 2030

Pemerintah Targetkan 600.000 Unit Kendaraan Berbasis Listrik pada 2030

Whats New
Bertemu 5 Mantan Menteri BUMN, Erick Thohir: Diskusinya Berkesan

Bertemu 5 Mantan Menteri BUMN, Erick Thohir: Diskusinya Berkesan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X