4 Tips Membangun Kepercayaan Saat Mulai Berbisnis

Kompas.com - 19/01/2020, 17:46 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com -  Saat merintis bisnis baru biasanya  hal utama yang dibutuhkan adalah membangun kredibilitas dan kepercayaan konsumen terhadap produk kita.

Kepercayaan tidak terjadi  begitu saja.  Diperlukan waktu dan dedikasi untuk memperkenalkan produk kita ke konsumen.

Dilansir dari The Enterpreneur, berikut adalah hal-hal yang bisa dilakukan untuk memperoleh kepercayaan dari calon pembeli.

1. Feedback atau testimoni

Salah satu cara untuk bisa mendapatkan kepercayaan dari konsumen adalah melalui testimoni. Kumpulkan testimoni sebanyak mungkin dari pelanggan yang telah membeli produk kalian. testimoni sendiri menunjukkan bahwa apa yang kita jual asli, bukan untuk menipu atau palsu.

Anda juga bisa menggunakan media sosial untuk menunjukkan testimoni Anda pada khalayak banyak.

Baca juga: Ingin Memulai Bisnis di 2020? Simak 5 Tips Berikut Terlebih Dahulu

2. Gunakan foto asli produk 

Pastikan semua foto yang diunggah di media sosial adalah hasil foto asli dari produk yang dijual. Dengan begitu, akan menghindari protes pelanggan yang mengatakan adanya perbedaan barang di foto dan aslinya.

Cantumkan pula informasi yang detail. Misalnya, kalian menjual baju. Sertakan ukuran dari lingkar dada, panjang baju, jenis kain, dan sebagainya. Begitupun untuk produk lainnya.

Dengan begitu, calon pelanggan akan mengetahui gambaran sebenarnya dari produk yang akan mereka beli. Jika cocok, bukan hal yang mustahil bagi mereka untuk melakukan pembelian kembali.

Baca juga: Antisipasi Kerugian, Ini Tips Bagi Millenial yang Mau Investasi di Tahun 2020

3. Bangun hubungan

Memiliki hubungan baik dengan konsumen maupun calon konsumen, juga bisa memberikan dampak munculnya rasa percaya mereka kepada penjual. Ada banyak cara yang bisa kalian lakukan, misalnya mengundang reaksi atau melakukan interaksi dengan pembeli melalui kuis berhadiah, dan sebagainya.

Tidak ada salahnya kalian memperkenalkan diri sebagai pemilik bisnis atau staf lainnya. Dengan begitu, konsumen juga akan tahu, dengan siapa selama ini mereka berkomunikasi. Pastinya, akan memudahkan lagi bagi penjual untuk mengakrabkan diri dengan pembelinya.

4. Objektif dan jujur

Hal lain yang sangat di hargai pelanggan atau pembeli adalah kita berjualan dengan objektif dan tidak berbohong.

Misalnya Anda menjual barang yang memiliki kekurangan, maka Anda dengan jelaskan kepada pelanggan bahwa barang tersebut memiliki kekurangan.

Anda juga bisa merekomendasikan barang terbaik dan harga terbaik kepada pelanggan Anda jika mereka memang bertanya.

Baca juga: Simak 4 Tips Ini Sebelum Memulai Bisnis Franchise




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X