Erick Thohir: Program DP Rp 0 Tak Mendidik untuk Generasi Milenial

Kompas.com - 28/01/2020, 14:51 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri BUMN Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku tak setuju dengan adanya program pembelian rumah tanpa uang muka atau program DP (down payment) Rp 0.

Program tersebut saat ini dijalankan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Saya tidak setuju dengan DP nol persen atau zero percent down payment. Karena ini tidak mendidik generasi muda kita untuk menabung,” ujar Erick di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: BTN Dukung Program DP 0 Persen untuk PNS dan TNI-Polri

Erick menilai ada baiknya generasi milenial dibiasakan untuk menabung. Atas dasar itu, dia tak setuju jika generasi milenial membeli rumah tanpa membayar uang muka sepeser pun.

“Kalau anak muda dibiasakan untuk dididik menabung sedari awal dengan bunga KPR 5 persen atau berapa persen, maka generasi muda itu akan punya rasa tanggungjawab,” kata Erick.

Mantan Ketua INASGOC itu khawatir program tersebut malah dimanfaatkan oleh para pialang untuk mencari keuntungan. Hal tersebut bisa mengakibatkan masyarakat yang membutuhkan justru tak bisa memiliki hunian.

“Jangan-jangan nanti yang rumah DP nol persen itu bukan anak mudanya yang ambil, melainkan diambil para pialang atau trader untuk dijual kembali,” ucap dia.

Baca juga: Aturan DP Rumah Makin Longgar, Industri Properti Kian Bergairah?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X