Cabai Rawit di Jakarta Kini Tembus Rp 110.000/Kg, Semahal Daging Sapi

Kompas.com - 04/02/2020, 16:32 WIB
Marwan, salah seorang pedagang cabai di Pasar Pulogadung kepada awak media di Pasar Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (8/1/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIMarwan, salah seorang pedagang cabai di Pasar Pulogadung kepada awak media di Pasar Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (8/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Awal tahun 2020, jadi periode yang pelik bagi pemilik usaha kuliner seperti ayam geprek yang mengandalkan cabai sebagai bahan bakunya.

Harga bahan baku utama sambal ini meroket hingga sempat menembus di atas Rp 100.000/kg atau sudah setara dengan harga daging sapi.

Dilihat Kompas.com dari Infopangan, situs informasi harga pangan milik Pemprov DKI Jakarta, menunjukan harga cabai rawit merah di Jakarta rata-rata sudah menembus Rp 110.556 per kg per Selasa sore (4/2/2020).

Harga terendah cabai rawit terjadi di Pasar Klender seharga Rp 75.000/kg. Setali tiga uang, di pasar lainnya harga cabai rawit merah juga belum menunjukan ada penurunan.

Seperti di Pasar Jembatan Merah harga cabai rawit merah dibanderol Rp 100.000/kg, Pasar Minggu Rp 90.000/kg, Pasar Senen Blok III-IV seharga Rp 85.000/kg.

Tak hanya rawit, masih dari situs Infopangan Pemprov DKI Jakarta, harga rata-rata cabai jenis lain juga masih melambung.

Baca juga: Harga Cabai Naik, Mentan Salahkan Cuaca

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misalnya harga cabai merah keriting yang saat ini rata-rata harganya Rp 70.179/kg, lalu ada cabai merah besar seharga Rp 87.837/kg.

Di pasar-pasar Jakarta, hanya cabai rawit hijau yang harga harganya masih terkendali. Cabai yang rasanya tak terlalu pedas ini masih dijual di harga Rp 42.297/kg.

Penyebab mahal

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Abdul Hamid mengungkapkan, meroketnya harga cabai seolah sudah jadi langganan setiap pergantian musim dalam setiap tahunnya. Selain itu, masalah ini belum juga ditemukan solusi permanennya.

"Sudah jadi masalah klasik. Masalah dari dulu kan cara berbudaya petani, paling penting di situ," kata Hamid.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.