Imbas Virus Corona, Jumlah Turis ke Singapura Bakal Anjlok 30 Persen

Kompas.com - 11/02/2020, 14:55 WIB
Pelancong mengenakan masker saat berada di Marina Bay Singapura DOK. AFPPelancong mengenakan masker saat berada di Marina Bay Singapura

SINGAPURA, KOMPAS.com - Wabah virus corona diprediksi bakal membuat jumlah kedatangan turis ke Singapura anjlok antara 25 hingga 30 persen.

Otoritas pariwisata Singapura pun menyebut, industri pariwisata di negara itu dihadapkan pada dampak yang lebih buruk dibandingkan wabah pandemik SARS pada tahun 2003 silam.

Dilansir dari Bloomberg, Selasa (11/2/2020), kepala eksekutif Singapore Tourism Board Keith Tan mengungkapkan, Singapura kehilangan sekira 18.000 hingga 20.000 orang turis asing per hari. Situasi dapat lebih buruk jika virus corona belum mereda dalam waktu dekat.

Baca juga: Luhut: Enggak Ada Larangan Penerbangan ke Singapura

"Keluhan utama yang saya dengar saat ini adalah "tolong" yang berasal dari industri pariwisata secara keseluruhan," ujar Tan.

Ia menyebut, kondisi itu tidak mengejutkan, sebab China memberi kontribusi terbesar dalam jumlah kedatangan turis ke Singapura.

China menyumbang sekitar 20 persen kedatangan turis ke Singapura, disusul oleh Indonesia dan India.

Larangan kedatangan turis dalam grup dan larangan masuk bagi warga negara China yang diterapkan Singapura menurut Tan dapat menyebabkan anjloknya sumber pendapatan pariwisata.

"Kami memiliki sekitar 1.600 pemandu wisata berbahasa Mandarin dan kehidupan mereka juga terdampak karena sebagian besar adalah pekerja lepas," ungkap Tan.

Baca juga: Virus Corona Ancam Pusat Finansial Singapura

Turis-turis dari negara lain juga membatalkan kunjungan ke Singapura dan beberapa negara lainnya sebagai imbas merebaknya virus corona.

Korea Selatan dan Kuwait adalah beberapa negara yang menyarankan warganya untuk meminimalisir atau menunda perjalanan ke Singapura dan beberapa negara sekawasan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Spend Smart
Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Whats New
Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Whats New
Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Whats New
Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Whats New
Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Whats New
UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

Smartpreneur
KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

Rilis
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

Whats New
Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Whats New
Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Whats New
Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Rilis
Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Whats New
Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.