Pemerintah Tarik Utang Lewat Lelang SUN Rp 15 Triliun Pekan Depan

Kompas.com - 14/02/2020, 14:11 WIB
Ilustrasi utang ShutterstockIlustrasi utang

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kembali berencana menarik utang pekan depan melalui lelang Surat Utang Negara (SUN) dengan target indikatif Rp 15 triliun. 

"Untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2020," tulis DIrektorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan melalui siaran pers, Jumat (14/2/2020).

Lelang SUN akan dilakukan pada Selasa, 18 Februari 2020. Lelang akan dibuka mulai pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Ngegas, Pemerintah Langsung Tarik Utang Rp 63,3 Triliun di Awal 2020

Sementara itu target maksimal lelang SUN kali ini yakni mencapai Rp 22,5 triliun.

Adapun surat utang yang dilelang ada 7 seri yakni SPN03200519, SPN12210205, FR0081, FR0082, FR0080, FR0083 dan FR0076.

Jatuh tempo mulai 19 Mei 2020 hingga 15 Mei 2048. Tingkat kupon Diskonto hingga 7,5 persen.

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).

Baca juga: Tips Menyiapkan Bujet Biar Bisa Wujudkan Pernikahan Impian

Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang.

Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Peserta Lelang sebagaimana diatur dalam PMK No. 168/PMK.08/2019.

Baca juga: Sama-sama Turun, Lebih Murah Mana BBM Shell Vs Pertamina?

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X