Deretan Komisaris Baru BRI, Wamen Jokowi hingga Politikus PDI-P

Kompas.com - 19/02/2020, 12:48 WIB
Gedung Bank BRI Jakarta Dok. Humas Bank BRIGedung Bank BRI Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui perombakan dewan komisaris dan direksi.

Direktur Utama BRI Sunarso menyebutkan bahwa Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Kartika Wirjoatmodjo resmi menjadi Komisaris Utama BRI. Tiko menggantikan posisi Andrinof A Chaniago.

"RUPS juga menyetujui perubahan anggota dewan komisaris dan direksi di mana di RUPS ditetapkan susunannya," ujarnya di Jakarta, Selasa (18/2/2020) lalu.

Sedangkan posisi Tiko di Komisaris Utama Bank Mandiri juga akan diganti. Namun, belum diketahui secara pasti siapa pengganti Tiko untuk posisi Komisaris Utama Bank Mandiri.

Baca juga: Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Bakal Jadi Komisaris Utama BRI?

Selain Tiko yang merupakan wajah lama di BUMN, nama lainnya yang sudah tak asing lagi yakni Dwi Ria Latifa. Dia merupakan politikus PDI-P yang juga mantan Anggota DPR RI periode 2014-2019.

Selain aktif di partai berlogo banteng moncong putih, Dwi Ria juga dikenal sebagai advokat yang memiliki kantor pengacara sendiri yakni Ria Latifa dan Patner.

Dalam RUPST itu, selain merombak jajaran dewan komisaris dan direksi, BRI juga mengumumkan pembayaran dividen sebesar Rp 20,6 triliun, atau 60 persen dari laba bersih 2019 yang sebesar Rp 34,4 triliun.

Dividen yang dibagikan BRI tersebut sekitar Rp 168,1 per lembar saham. Angka ini naik 27,2 persen dibandingkan dengan dividen yang dibagikan BRI pada tahun lalu sebesar Rp 16,2 triliun atau sekitar Rp 132,2 per lembar saham.

"Dari Rp 20,6 triliun, yang disetor ke kas negara sebesar Rp 11,7 triliun. Sedangkan sisanya, dibagikan ke pemegang saham publik," kata Direktur Utama BRI, Sunarso.

Baca juga: BRI Bagi Dividen Rp 20,6 Triliun ke Pemegang Saham

Sementara, Earning Per Share (EPS) atau laba per saham perseroan di tahun 2019 sebesar Rp 279, naik 6,1 persen dibandingkan EPS tahun 2018 sebesar Rp 263.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X