OJK: Total Aset Perusahaan Pembiayaan Tumbuh 2,6 Persen Sepanjang 2019

Kompas.com - 20/02/2020, 12:44 WIB
Logo OJK KOMPAS.com/BAMBANG P. JATMIKOLogo OJK

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total aset perusahaan pembiayaan di Indonesia sepanjang 2019 mencapai Rp 518,14 triliun.

Angka ini tumbuh 2,6 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Direktur Pengawasan Lembaga Pembiayaan OJK Yustianus Dapot mengatakan, realisasi pertumbuhan tersebut cukup positif, mengingat masih banyaknya sentimen-sentimen yang menekan perekonomian nasional.

"Berdasarkan data Desember 2019, aset industri pembiayaan tumbuh 2,6 persen yoy, mengalami peningkatan menjadi Rp 518,14 triliun," kata dia di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Baca juga: Aplikasi Ini Bantu Perbankan Seleksi Perusahaan Pembiayaan

Total aset tersebut didapat dari 184 perusahaan pembiayaan yang tercatat di OJK.

Selain itu, OJK juga mencatat sepanjang tahuh lalu perusahaan pembiayaan mengucurkan kredit sebesar Rp 452,2 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumlah tersebut meningkat 3,65 persen (yoy) dibandingkan 2018 sebesar Rp 436,2 triliun.

"Sementara itu piutang pembiayaan mencapai Rp 542,22 triliun atau meningkat 3,7 persen (yoy) dengan kualitas pembiayaan menunjukan tren perbaikan," ujarnya.

Perbaikan tren pembiayaan tersebut sejalan dengan realisasi pertumbuhan pembiayaan bermasalah atau non performing finance (NPF) sebesar 2,4 persen pada 2019.

Baca juga: Ini Kebutuhan Penting Perusahaan Pembiayaan

Menurut Yustianus, alat berat menjadi salah satu sektor yang mengalami tekanan sepanjang 2019. Hal ini dipicu dengan harga komoditas yang bergerak fluktuatif sepanjang tahun.

"Sementara untuk sektor pembiayaan kendaraan bermotor mampu memcatat pertumbuhan positif, meski pertumbuhan flat jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," tutur dia.

Yustianus juga menyoroti realisasi pendanaan perusahaan pembiayaan yang merosot 2,5 persen (yoy)menjadi Rp 347,7 triliun.

"Sebagai dampak kebijakan perbankan yang masih sangat selektif dalam melakukan pencairan pinjaman kepada industri pembiayaan," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Volume Penjualan Semen Baturaja Tumbuh 5 Persen hingga September 2021

Volume Penjualan Semen Baturaja Tumbuh 5 Persen hingga September 2021

Rilis
Dirut INKA: Ada Indikasi Human Error pada Kecelakaan LRT Jabodebek

Dirut INKA: Ada Indikasi Human Error pada Kecelakaan LRT Jabodebek

Whats New
Ini 22 Bank dengan Tarif Transfer Antarbank yang Turun Jadi Rp 2.500

Ini 22 Bank dengan Tarif Transfer Antarbank yang Turun Jadi Rp 2.500

Whats New
Dompet Digital Makin Diminati, Sudah Yakin dengan Keamanannya?

Dompet Digital Makin Diminati, Sudah Yakin dengan Keamanannya?

BrandzView
Punya Peran Menjaga Stabilitas Perekonomian Negara, Perempuan Pelaku UMKM Perlu Dukungan

Punya Peran Menjaga Stabilitas Perekonomian Negara, Perempuan Pelaku UMKM Perlu Dukungan

BrandzView
Kemenkeu soal Tarif Cukai Rokok: Insya Allah Ditetapkan Bulan Ini

Kemenkeu soal Tarif Cukai Rokok: Insya Allah Ditetapkan Bulan Ini

Whats New
Kemendag Catat 7.368 Pengaduan Konsumen di Sektor E-Commerce

Kemendag Catat 7.368 Pengaduan Konsumen di Sektor E-Commerce

Rilis
Apa Itu Delisting Saham dan Bagaimana Dampaknya ke Investor?

Apa Itu Delisting Saham dan Bagaimana Dampaknya ke Investor?

Spend Smart
Tes PCR Bakal Diterapkan di Semua Moda Transportasi, Jokowi Minta Harganya Turun Jadi Rp 300.000

Tes PCR Bakal Diterapkan di Semua Moda Transportasi, Jokowi Minta Harganya Turun Jadi Rp 300.000

Whats New
FAO Apresiasi Capaian Pembangunan Pertanian di Masa Covid-19

FAO Apresiasi Capaian Pembangunan Pertanian di Masa Covid-19

Rilis
LRT Jabodebek Tabrakan, Masinis Alami Luka Ringan

LRT Jabodebek Tabrakan, Masinis Alami Luka Ringan

Whats New
Tabrakan LRT Jabodebek, Kemenhub: Soal Kecelakaan Tanya ke INKA

Tabrakan LRT Jabodebek, Kemenhub: Soal Kecelakaan Tanya ke INKA

Whats New
Capaian Vaksin Rendah, 4 Provinsi Ini Jadi Sorotan Jokowi

Capaian Vaksin Rendah, 4 Provinsi Ini Jadi Sorotan Jokowi

Whats New
FinanSiap Diharapkan Tingkatkan Literasi Keuangan di Kalangan Anak Muda

FinanSiap Diharapkan Tingkatkan Literasi Keuangan di Kalangan Anak Muda

Rilis
Kasus Covid-19 di 105 Kota dan Kabupaten Naik, Pemerintah Waspadai Gelombang Ketiga

Kasus Covid-19 di 105 Kota dan Kabupaten Naik, Pemerintah Waspadai Gelombang Ketiga

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.