Akibat Corona, Modal Asing Rp 171,6 Triliun Kabur hingga Rupiah Ambrol

Kompas.com - 06/04/2020, 16:22 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo DOKUMENTASI BANK INDONESIAGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

"Nilai tukar terus merosot meskipun Bank Indonesia telah melakukan intervensi dalam jumlah besar, baik secara spot, Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), maupun dengan pembelian SBN dari pasar sekunder," jelas Perry.

Baca juga: Topang Rupiah, BI Belum Berencana Kontrol Lalu Lintas Devisa

Namun, rupiah berangsur-angsur stabil dan diperdagangkan sekitar Rp 16.400 hingga Rp 16.500 sejak minggu keempat Maret 2020.

Perry pun memprediksi, nilai tukar rupiah akan kembali menguat ke level Rp 15.000 hingga akhir 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.